Teknologi memiliki peranan yang begitu penting dalam proses pembelajaran di penjuru dunia saat ini. Perkuliahan daring menjadi sebuah tren metode pembelajaran yang memanfaatkan penggunaan teknologi dalam pengaplikasiannya. Mau tidak mau baik pendidik ataupun peserta didik harus siap dengan adanya kebijakan ini. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi persepsi mahasiswa dan hambatan yang dihadapi selama proses perkuliahan daring di masa pandemic Covid-19 di Universitas Lancang Kuning tahun akademik 2020/2021 dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan desain survey menggunakan 1 set kuesioner online yang dibagikan pada 100 responden. Hasil analisis data dengan menggunakan deskriptif statistic didapat temuan bahwa teknologi memberikan kesempatan yang seluas-luasnya pada mahasiswa untuk dapat mengakses sumber belajar yang variatif dan terbaru. Namun, di samping kemudahan tersebut terdapat hambatan yang ditemui mahasiswa dalam proses perkuliahan daring yakni adanya gangguan jaringan yang sering dialami. Disamping itu, gangguan fisik dan psikis juga menjadi hambatan tersendiri apabila perkuliahan daring dilaksanakan dalam jangka waktu yang Panjang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknologi sejatinya memberikan banyak manfaat bagi peserta didik untuk dapat memperkaya sumber belajar namun penggunaan teknologi sebaiknya tidak dilakukan secara terus menerus dan monoton karena dapat memberikan dampak yang buruk bagi fisik dan psikis peserta didik.
Copyrights © 2021