Tanaman jeruk nipis merupakan salah satu jenis tanaman obat. Namun pemanfaatan jeruk nipis di kalangan masyarakat di desa huwongo masih kurang. maka sangat penting untuk memberikan pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahun masyarakat tentang pemanfaatan jeruk nipis sebagai tanaman obat. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan rancangan penelitian quasi eksperimental dengan pendekatan one group pra-post test design. Populasi penelitian berjumlah 373 kepala keluarga. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 80 responden dengan teknik pengambilan sampel Simple random sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebelum diberikan penyuluhan kesehatan terdapat 67,8% yang berpengetahuan cukup hal ini dikarenakan banyak masyarakat belum memahami manfaat jeruk nipis. Setelah diberikan penyuluhan kesehatan terdapat berpengetahuan baik 97,5% hal ini dapat dikatakan bahwa penyuluhan kesehatan memberikan konstribusi yang baik dalam peningkatan pengetahuan masyarakat dalam pemanfaatan jeruk nipis. Hasil dari uji wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pengetahuan sebelum dan setelah diberikan penyuluhan kesehatan dengan nilai p = 0,000
Copyrights © 2022