Peran instruktur dalam proses pelatihan keterampilan sulam sangat penting dalam mencapai tujuan pelatihan, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai: (1) Peran instruktur sebagai pelatih, pembimbing, fasilitator dan motivator dalam pelatihan keterampilan sulam; (2) Faktor pendukung dan penghambat dalam pelatihan keterampilan sulam. Penelitian ini menggunakan motode kualitatif, dengan mendiskripsikan, menguraikan dan menggambarkan peran instruktur. Subyek dalam penelitian ini meliputi, satu orang instruktur, satu orang staf rehabilitasi sosial dan dua puluh orang penerima manfaat pelatihan keterampilan sulam. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi serta menggunakan teknik analisis data berupa koleksi data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil kesimpulan di dapat lima kesimpulan. Pertama peran instruktur sebagai pelatih instruktur mampu menguasai materi pelatihan dan mendemonstrasikannya. Kedua sebagai pembimbing instruktur memberikan bimbingan keterampilan yang bertujuan untuk membantu penerima manfaat. Ketiga sebagai fasilitator instruktur memberikan fasilitas kemudahan dan juga menciptakan lingkungan belajar yang menarik. Keempat sebagai motivator instruktur memberikan dorongan motivasi kepada penerima manfaat agar lebih bersemangat dalam mengikuti pelatihan. Kelima faktor pendukung dalam pelatihan ini adalah adanya sarana prasarana dan instruktur yang professional serta faktor penghambat dalam pelatihan ini yaitu tindak lanjut dari hasil karya sulaman yang hanya dipasarkan saat pameran saja dan juga sulitnya komunikasi dengan penerima manfaat.
Copyrights © 2020