Salah satu hak anak yang menjadi penting adalah hak anak untuk mendapatkan pendidikan. Pendidikan merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh negara dalam konstitusi. Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Hasil dari sebuah proses pendidikan harus dapat menjawab tantangan di masa kini dan masa mendatang. Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) merupakan salah satu konsep yang telah dipraktikan dalam sistem pendidikan nasional. OSIS memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mempelajari tentang organisasi, ilmu pengelolaan (manajemen) dan ilmu kepemimpinan. Tulisan ini menggunakan pendekatan yuridis-empiris yang menggabungkan data-data sekunder dan temuan-temuan di lapangan. Fokus tulisan ini mengulas pemenuhan hak anak dalam pembangunan karakter di Organisasi Siswa-Siswi Sekolah Dasar Islam Al-Ikhlas Cipete-Jakarta Selatan (OSSDIA) untuk membentuk siswa yang siap menjawab tantangan kekinian. Salah satu program OSSDIA adalah Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang fokusnya mengubah siswa dari Pengikut Belaka menjadi Pemimpin. Berbekal pada kegiatan OSSDIA, diharapkan dapat mewujudkan cita-cita bangsa untuk membentuk siswa yang tanggap atas tantangan arus globalisasi.
Copyrights © 2021