Secara umum, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tindak kesantunan berbahasa di kalangan remaja, Kelurahan Borongloe, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian berupa tuturan, kata-kata atau kalimat yang disampaikan oleh remaja tentang pembentukan panitia remaja masjid dan percakapan tentang covid 19. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara: teknik rekam (simak) dan teknik catat. Berdasarkan hasil analisis data I, II, dan III, realisasi tindak kesantunan berbahasa di kalangan remaja Kelurahan Borongloe, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, ada yang mematuhi maksim kesantunan berbahasa (maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kesederhaan, kemufakatan, dan kesimpatian). Sementara, yang melanggar maksim kesantunan berbahasa (maksim penghargaan dan kemufakatan). Maksim yang sering muncul pada percakapan di kalangan remaja Kelurahan Borongleo, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, yaitu maksim kemufakatan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa realisasi tindak kesantunan berbahasa di kalangan remaja Kelurahan Borongloe, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, termasuk kategori santun dalam bertutur kata, meskipun masih ada yang melanggar maksim kesantunan
Copyrights © 2020