GENTA HREDAYA: Media Informasi Ilmiah Jurusan Brahma Widya STAHN Mpu Kuturan Singaraja
Vol 6, No 1 (2022)

Tradisi Ngeningang Raga saat Tumpek Kuningan Di Desa Adat Kebonjero Desa Munduktemu Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan (Perspektif Teologi Hindu)

I Nyoman Surpa Adisastra (UHN IGB Sugriwa Denpasar)
Yunitha Asri Diantary (Stahn Mpu Kuturan Singaraja)



Article Info

Publish Date
27 Jul 2022

Abstract

Ngeningang raga saat Tumpek Kuningan yang dilaksanakan oleh Desa Adat Kebonjero merupakan tradisi yang mengedepankan nilai-nilai kejujuran dan komitmen sebagai manusia. Terlebih sebagai manusia yang beragama, tradisi ini menjadi momentum berserah dan pasrah di bawah kemahakuasaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Di sisi lain, dalam hubungannya dengan Dharma Agama dan Dharma Negara, tradisi ini menjadi bagian dari upaya penyadaran masyarakat untuk patuh dan taat kepada aturan-aturan agama dan negara. Tradisi Ngeningang raga dengan latar belakang sejarahnya dan kemuliaan niat pelaksanaannya perlu dilestarikan untuk kedepannya. Walaupun tradisi ini cukup sederhana, namun tidak mengurangi makna yang diwariskan oleh leluhur. Keharmonisan dalam masyarakat merupakan kunci dalam kesejahteraan dan kebahagiaan yang diharapkan terwujud, baik oleh agama maupun negara.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

genta

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Genta Hredaya: Media Informasi Ilmiah Jurusan Brahma Widya STAHN Mpu Kuturan Singaraja hadir untuk memberi ruang bagi para penulis yang ingin mengembangkan dan menyebarkan nilai-nilai filsafat Hindu. Implementasi ajaran filsafat khususnya filsafat Hindu ini hampir setiap saat dijumpai dalam setiap ...