ABSTRAK           Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah straw yang digunakan untuk menghasilkan satu kebuntingan atau nilai Service per Conception (SC) pada pelaksanaaan Insemianasi Buatan dan persentase tingkat kebuntingan atau conception rate (CR), hasil Inseminasi Buatan (IB) pertama pada sapi peranakan Onggole (PO). Penelitian dilaksanakan di Kelompok tani “HARAPAN MULYA†Desa Cipondok Kecamatan Cibingbin Kabupaten Kuningan dengan melakukan survey/observasi mengenai data pelaksanaan Inseminasi Buatan (IB) pada ternak sapi peranakan onggole (PO) dari tahun 2011 – 2013 serta pengamatan lapangan. Data primer yang diamati adalah jumlah straw yang digunakan, jumlah ternak sapi yang di inseminasi dan jumlah ternak sapi yang bunting pada Inseminasi Buatan yang pertama. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan IB di Kelompok tani “HARAPAN MULYA†Desa Cipondok Kecamatan Cibingbin Kabupaten Kuningan yang dilakukan oleh petugas / inseminator Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan Kabupaten Kuningan berhasil baik yaitu memiliki nilai Service per Conception (SC) 1,67 dan presentase kebuntingan atau nilai Conception Rate (CR) 60%.Kata kunci : Inseminasi Buatan (IB), Sapi PO, Service per Conception (SC) dan Conception Rate (CR)
Copyrights © 2014