Penelitian ini bertujuan 1) untuk menganalisis bentuk-bentuk budaya kepatuhan terhadap resep dokter pada pasien pengidap penyakit Tuberculosis di Kota Kendari, 2) Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi budaya kepatuhan terhadap resep dokter pada pasien pengidap penyakit Tuberculosis di Kota Kendari. Informan penelitian ini adalah dokter, perawat, pasien dan keluarga pasien pengidap penyakit Tuberculosis yang ditentukan secara sengaja (Purposive Sampling). Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori interaksional simbolik oleh Herbert Blumer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Bentuk-bentuk budaya kepatuhan terhadap resep dokter pada pasien pengidap penyakit Tuberculosis (TBC) di Kota Kendari meliputi: patuh sesuai anjuran ketepatan dosis, patuh sesuai anjuran ketepatan waktu, patuh sesuai anjuran ketepatan kontrol rutin dan patuh menghindari pantangan. Apabila pasien tidak membudayakan diri untuk mengikuti resep sesuai anjuran dokter maka penyakit Tuberculosis yang dialami akan semakin parah sehingga dapat memberikan efek pengobatan yang lebih lama. 2) Budaya kepatuhan terhadap resep dokter pada pasien pengidap penyakit Tuberculosis di Kota Kendari dipengaruhi oleh faktor internal yang meliputi tingkat kesadaran pasien, tingkat kepercayaan pasien terhadap pengobatan tradisional, dan pengetahuan pasien terhadap penyakit Tuberculosis, faktor eksternal meliputi perilaku pelayanan kesehatan, dukungan keluarga dan kondisi ekonomi.
Copyrights © 2022