Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi

Hubungan Ibu Hamil Yang Menderita Kekurangan Energi Kronis (KEK) dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Puskesmas Tanjung Karang

Tuti Herawati (Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat)
Abidaturrosyidah A (Universitas Nahdlatul Wathan Mataram)
Siti Dzulhijah Yani (Universitas Nahdlatul Wathan Mataram)



Article Info

Publish Date
02 Sep 2013

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) merupakan masalah kesehatan masyarakat, bukan hanya karena prevalensinya yang tinggi dan juga dampaknya terhadap kesehatan ibu dan anak.Data Dikes Kota Mataram dari bulan Januari-Desember 2012 menunjukan angka cakupan ibu hamil yang menderita Kekurnagan Energi Kronis (KEK) tertinggi adalah Puskesmas Tanjung Karang sebesar 141 orang (10,14%) dan cakupan terendah ada di puskesmas Dasan Agung sebesar 32 orang (2,30%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ibu hamil yang menderita Kekurangan Energi Kronis (KEK) dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Puskesmas Tanjung Karang Tahun 2012. Penelitian ini merupakan studi deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan “Retrospektif”.Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang melahirkan bayi di Puskesmas Tanjung Karang Tahun 2012 yang berjumlah 1268 orang. Sedangkan jumlah sampelnya adalah total populasi yang berjumlah 1268 orang. Pengumpulan data diperoleh dari rekam medis. Analisis hubungan antar variabel dilakukan dengan uji statistik Chi Square secara manual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ibu hamil yang menderita Kekurangan Energi Kronis (KEK) adalah 141 0rang (11,2 %) dan bayi yang lahir dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) berjumlah 57 bayi (4,50%), serta ibu hamil yang menderita Kekurangan Energi Kronis (KEK) mempunyai hubungan yang sangat kuat dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Hal ini didukung oleh hasil uji statistik Chi Square secara manual X2 Hitung = 356,1 dan X2 Tabel = 3,841 maka X2 Hitung > X2 Tabel atau pvalue < α (0,05) yang berarti Ho ditolak. Kesimpulan dari 1268 sampel yang diteliti, sebanyak 50 (3,94%) bayi Berat Badan lahir Rendah (BBLR) yang dilahirkan oleh ibu hamil yang menderita Kekurangan Energi Kronis (KEK), artinya semakin sedikit jumlah ibu hamil yang menderita kekurangan Energi Kronis (KEK) maka semakin kecil bayi yang lahir dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBL).Diharapkan kepada semua petugas kesehatan untuk terus meningkatan pelayanan KIA dan menggalakkan program penurunan angka kesakitan dan kematian pada ibu maupun bayi yang dilahirkan akibat gizi kurang.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

jikf

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) dengan e ISSN : 2776-8449, p ISSN : 2442-5087 adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Jurnal ini adalah Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) yang ...