Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi
Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi

Pengaruh Pemberian Dekokta Kayu Bajakah Tampala (Spatholobus Littoralis Hassk) Terhadap Penurunan Udem Kaki Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Jantan Yang Dinduksi Karagenin.

Dahlia Andayani (Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram)
Faridiniyati Hidayaturrohimah (Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram)
Khairil Pahmi (Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram)



Article Info

Publish Date
02 Sep 2021

Abstract

Udem merupakan suatu respon protektif normal terhadap luka jaringan yang disebabkan oleh trauma fisik, zat kimia, maupun zat mikrobiologi. Tumbuhan bajakah tampala (Spatholobus littoralis Hassk) yang mempunyai kandungan flavonoid diharapkan dapat dijadikan sebagai obat dalam pengobatan udem. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek decocta kayu Bajakah pada volume udem kaki tikus yang diinduksi karagenin. Penelitian ini menggunakan rancangan pre post test control group design. Hewan uji 24 ekor tikus jantan dibagi menjadi 4 (empat) kelompok, setiap kelompok terdiri dari 6 hewan uji, yakni kontrol negatif (CMC )kontrol positif (Natrium diklofenak )perlakuan 1 (dekokta kayu bajakah dosis 20g/100 ml selama 3 hari dan perlakuan 2 (dekokta kayu bajakah dosis 20g/100 ml sekali sehari. . Semua perlakuan diberikan secar oral dan caragenin diberikan secara subcutan pada telapak kaki tikus. Volume udem diukur dengan alat pletismometer pada selang waktu tertentu. Hasil penelitian menunjukkan AUC Volume udem kontrol negatif sebesar 0,10833, kontrol positif sebesar 0,02816, perlakuan 1 sebesar 0,03133, dan perlakuan 2 sebesar 0,04683. Persen daya anti inflamasi (%DAI) yaitu kontrol positif 74,04%, perlakuan 1 71,08%, dan perlakuan 2 56,77%. Nilai signikansi lebih kecil dari 0,05 menunjukkan ada pengaruh yang bermakna dari pemberian dekokta kayu bajakah terhadap penurunan Volume Udem tikus. hasil uji Mann-Whitney antara kontrol positif dengan perlakuan 1 menghasilkan signifikansi 0,394 (>0,05) berarti tidak terdapat perbedaan secara bermakna atau dengan kata lain memiliki efek yang sama dengan natrium diklofenac.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jikf

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) dengan e ISSN : 2776-8449, p ISSN : 2442-5087 adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Jurnal ini adalah Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi (JIKF) yang ...