Konsep antropologi al-Qur’an bisa dilacak berdasarkan konsep-konsep kunci yang melukiskan wajah manusia secara utuh. Basyar dan insan menjelaskan tentang manusia sebagai makhluk biologis, manusia sebagai makhluk yang memiliki keutuhan jiwa, dan raga. Lalu, tanah (tin, hamaim masnun, turab) dan ruh mengungkap tentang unsur-unsur pembentuk manusia, yakni tanah dan ruh Ilahi. Kemudian fitrah dan hubuth menggambarkan tentang keadaan asali, primordial manusia sebagai makhluk yang memiliki kecenderungan ketuhanan dan manusia yang telah jatuh derajat kemanusiaannya karena perilakunya sendiri. Terakhir, ‘abd dan khalifah memaparkan tentang peran manusia sebagai hamba yang pasif menerima kehendak-Nya, sekaligus aktif mewujudkan kehedandak-Nya di muka bumi.
Copyrights © 2016