Kajian ini membahas tentang penalaran Arkoun dalam interpretasi terhadap al-Quran. Tulisan ini menyimpulkan bahwa bahasa Al-Quran memuat simbol-simbol yang dapat memberikan kontribusi linguistik, yang pada gilirannya menghasilkan teori-teori kebahasaan dan dapat dihubungkan dengan konteks pemikiran mitos yang disebabkan simbol-simbol yang muncul di dalamnya. Penafsiran klasik memiliki kecenderungan untuk mereduksi bahasa-bahasa simbolis. Penalaran Arkoun diambil dari tradisi pemikiran Barat yang dituangkan dalam terminologi-terminologi yang terkadang sulit dipahami, dan pada sisi lain gagasan-gagasanya mampu memberikan warna tersendiri bagi khazanah keilmuan Islam.
Copyrights © 2021