Articles
PELACAKAN HADIS BEPERGIAN WANITA TANPA MAHRAM
Abd Aziz;
Yuan Martina Dinata
Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam Vol 4, No 01 (2021): Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam
Publisher : STIT AL-AMIN KREO TANGERANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36670/alamin.v4i01.86
Tujuan artikel ini adalah mentakhrij hadis tentang larangan wanita untuk bepergian tanpa mahram dengan metode “takhrij bi al-lafdz”, atau takhrij berdasarkan lafal pertama matan hadis. Kesimpulan artikel ini adalah pertama, wanita dilarang bepergian tanpa seorang muhrim bersamanya jika bepergian sehari/semalam ataupun tiga hari atau lebih dalam berhaji, maupun perjalanan biasa yang keadaannya kurang terjaga keamanan dan keselamatan bagi wanita tersebut. Kedua, perginya wanita yang diperbolehkan adalah jika memenuhi syarat-syarat di antaranya: dengan izin suami, menutup aurat, suasana perjalanan yang aman, tidak tabarruj meskipun waktu yang ditempuh tidak mencapai sehari semalam. Ketiga, hadis mengenai larangan wanita bepergian tanpa mahram termasuk hadis ahad mashhur. Karenanya itu, boleh dijadikan sebagai hujjah dengan pengecualian situasi negara aman, dan terjaga keselamatan wanita muslim tersebut selama bepergian. Pernyataan berbasis pendapat ulama yang berkesimpulan bahwa syarat kesertaan mahram itu bukan syarat mutlak, melainkan syarat yang diperlukan pada saat perjalanan keluar kota yang tidak terjamin keamanannya, baik dari kejahatan maupun dari fitnah lainnya.
TAFSIR TARBAW?: WACANA KHALIFAH DAN KHIL?FAH DALAM REFORMASI PENDIDIKAN ISLAM HOLISTIK
Abd Aziz;
Fatkhul Mubin
Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an Vol. 21 No. 01 (2021): Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an
Publisher : Universitas PTIQ Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (431.05 KB)
|
DOI: 10.53828/alburhan.v21i01.223
This study is intended to describe the discourse of the caliphate and caliphate in the reform of holistic Islamic education through holistic education. The goal of holistic Islamic education reform is to produce a generation of caliphs with the political thought of the caliphate as caliphs as individuals and groups who have the potential to fight for and realize "the welfare of secular profane life (duny?), as well as the welfare of sacred religious life (the hereafter), accompanied by safety. Human beings from all forms of suffering (al-n?r). Meanwhile, the purpose of establishing a state or caliphate in terms of education is to create prosperity. Therefore, what can guarantee the goal of the State is education, for the realization of benefit and welfare or prosperity is the application of universal principles as taught by Islam, namely the principle of justice in law enforcement, the principle of trust in carrying out duties, responsibilities, and professionalism.
VISTA HORIZON PENALARAN ARKOUN TERHADAP BAHASA KESIMBOLAN AYAT AL-QURAN
Abd Aziz;
Ahmad Masruri;
Salahuddin Salahuddin
Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an Vol. 21 No. 02 (2021): Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an
Publisher : Universitas PTIQ Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (393.51 KB)
|
DOI: 10.53828/alburhan.v21i02.390
Kajian ini membahas tentang penalaran Arkoun dalam interpretasi terhadap al-Quran. Tulisan ini menyimpulkan bahwa bahasa Al-Quran memuat simbol-simbol yang dapat memberikan kontribusi linguistik, yang pada gilirannya menghasilkan teori-teori kebahasaan dan dapat dihubungkan dengan konteks pemikiran mitos yang disebabkan simbol-simbol yang muncul di dalamnya. Penafsiran klasik memiliki kecenderungan untuk mereduksi bahasa-bahasa simbolis. Penalaran Arkoun diambil dari tradisi pemikiran Barat yang dituangkan dalam terminologi-terminologi yang terkadang sulit dipahami, dan pada sisi lain gagasan-gagasanya mampu memberikan warna tersendiri bagi khazanah keilmuan Islam.
HISTORISITAS DAN SUMBER TAFSIR KEBAHASAAN DALAM MEMAHAMI BAHASA AL-QURAN
Abd Aziz;
Made Saihu
Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an Vol. 22 No. 01 (2022): Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an
Publisher : Universitas PTIQ Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53828/alburhan.v22i01.740
This paper aims to describe linguistic interpretation (tafsir lughawi) as a tool in understanding the language of the Koran and sources that can be used as references in the interpretation of the Koran. The types of linguistic interpretations obtained are interpretations with the i'rab Al-Quran approach, nahwu, morphology, sharaf, allegory (amtsal), munasabah, qira'ah. Linguistic interpretation can affect the theological, Sufistic, philosophical, and scientific sides. Linguistic interpretation is also not just understanding the verses of the Koran literally, and of course it can touch social and other aspects, so that the meaning of the verses of the Koran can be fully understood. The interpreter's linguistic ability has an important role in interpreting the Qur'an. The consequence of the inclusion of Arabic as the language of the Koran causes variations in understanding in linguistic interpretation. Methods and linguistic analysis cannot be separated from the tendency of the interpreter, and this is a separate place for the reader.
Aktivitas Pembelajaran Bahasa Arab Anak Usia Dini dengan Pendekatan Psikologi Humanistik Carl R. Rogers
Abd Aziz;
Suhada;
Ahmad Masruri
El-Athfal : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 2 No. 02 (2022): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah Insitut PTIQ Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (239.81 KB)
|
DOI: 10.56872/elathfal.v2i02.831
Artikel ini bertujuan menjelaskan kesesuaian model pembelajaran bahasa Arab pada usia dini dengan tahapan perkembangan pemerolehan bahasa pada anak dari perspektif psikologi humanistik Carl Rogers. Penelitian ini merupakan studi penelitian literatur, karena data yang dikumpulkan berfokus pada pembelajaran bahasa Arab pada usia dini untuk mengetahui model pembelajaran bahasa Arab anak usia dini melalui perspektif psikologi humanistik Carl Rogers yang menyesuaikan tahapan perkembangan perkembangan bahasa anak. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap pendekatan psikologis Humanistik dari Perspektif Carl Rogers. Artikel ini menyimpulkan bahwa aktivitas pembelajaran bahasa Arab untuk anak usia dini menggunakan pendekatan Carl Rogers, yaitu bahwa orang harus mau belajar dan memiliki kecenderungan untuk belajar sejak lahir, dan ini dapat diterapkan dalam pembelajaran bahasa Arab yang memuat materi kata tunjuk (isim isyarah) melalui buku elektronik Haza dan Haẓihi, sehingga memunculkan daya kreatif tinggi pada diri peserta didik.
ANALYSIS OF THE VALUES OF RELIGIOUS MODERATION IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION BOOKS CLASS IX 2013 CURRICULUM
Made Saihu;
Abd Aziz
Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam Vol 5, No 02 (2022)
Publisher : STIT AL-AMIN KREO TANGERANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36670/alamin.v5i2.162
The aims of this study were (1) to describe the contents of the Islamic Religious Education and Moral Education book for class IX junior high school curriculum 2013. (2) To find out what the contents of the values of religious moderation are in the book Islamic Religious Education and Characteristics for Middle School Class IX curriculum 2013. This study uses library research methods (library research). The data sources consist of primary data and secondary data, the primary data is in the form of Islamic Religious Education books for Class IX Curriculum 2013 while the secondary data is in the form of journals, relevant research, books and articles. The analytical method used is the method of content analysis or content analysis. The results of research on the Islamic Religious Education Class IX Curriculum 2013 book show that it contains religious moderation values, namely the value of justice, the value of tolerance, the value of balance, and the value of building peace
ANALYSIS OF THE VALUES OF RELIGIOUS MODERATION IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION BOOKS CLASS IX 2013 CURRICULUM
Made Saihu;
Abd Aziz
Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam Vol 5, No 02 (2022): Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam
Publisher : STIT AL-AMIN KREO TANGERANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36670/alamin.v5i02.177
The aims of this study were (1) to describe the contents of the Islamic Religious Education and Moral Education book for class IX junior high school curriculum 2013. (2) To find out what the contents of the values of religious moderation are in the book Islamic Religious Education and Characteristics for Middle School Class IX curriculum 2013. This study uses library research methods (library research). The data sources consist of primary data and secondary data, the primary data is in the form of Islamic Religious Education books for Class IX Curriculum 2013 while the secondary data is in the form of journals, relevant research, books and articles. The analytical method used is the method of content analysis or content analysis. The results of research on the Islamic Religious Education Class IX Curriculum 2013 book show that it contains religious moderation values, namely the value of justice, the value of tolerance, the value of balance, and the value of building peace.
URGENSI OTONOMI PENDIDIKAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI INDONESIA
Fatkhul Mubin;
Marwazi Marwazi;
Putra Dian Kharisma Ivada;
Abd Aziz
Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam Vol 5, No 01 (2023): Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Institut PTIQ Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36671/andragogi.v5i01.454
Tulisan ini membuktikan bahwa otonomi di bidang pendidikan sangat penting dilaksanakan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Otonomi pendidikan diartikan sebagai suatu pemberian wewenang, mandat, kepercayaan yang bertanggungjawab dalam pengelolaan pendidikan dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah; dan atau dari Pemerintah Daerah kepada Satuan Pendidikan, baik dari sisi dana, personalia, sarana dan prasarana serta manajemen dan kurikulum pendidikan. Indonesia merupakan negara kepulauan dengan ragam budaya, bahasa, tradisi, suku, dan agama yang memberikan pengaruh signifikan bagi sistem pendidikannya. Melalui otonomi pendidikan dapat meningkatkan efisiensi manajemen dan kepuasan tenaga pendidikan serta menciptakan suatu sistem pendidikan dengan kebijakan-kebijakan yang konkret; sumberdaya pendidikan dapat didayagunakan secara optimal; dapat menggali potensi lokal lebih efektif, dapat mengelola sistem pendidikan yang sejalan dengan kebudayaan setempat, serta partisipasi masyarakat dalam pendidikan meningkat; akuntabilitas juga meningkat; dan pada gilirannya mutu pendidikan dapat terjamin. Â Peningkatan mutu pendidikan sangat penting dilakukan melalui partisipasi masyarakat, pemberdayaan dan juga peningkatan kapasitas kelembagaan yang berpedoman pada standar nasional pendidikan dan juga prinsip pemerintahan yang baik
Signifikansi Nilai Pendidikan Etika Sosial Dalam Bait Syair Sufistik ‘Abd Al-Qādir Al-Jīlānī (pembacaan semiotik atas syair dalam dīwān ‘abd al-qādir al-jīlānī)
Abd Aziz;
Suhada Suhada
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30868/ei.v12i01.4198
Penelitian ini bertujuan menemukan relevansi makna syair sufistik ‘Abd al-Qādir al-Jīlānī dengan nilai etika sosial. Objek penelitian ini adalah syair yang terdapat dalam Dīwān ‘Abd al-Qādir al-Jīlānī. Penelitian ini menggunakan teori semiotika melalui pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutic, dan teori kecerdasan Daniel Goleman untuk memperoleh perluasan makna harmonisasi relasi sosial dengan mengorelasikan diskursus teks dan diskursus interpretasi, sehingga menghasilkan temuan yang berkaitan relasi sosial; kemampuan beradaptasi, kedirian sikap menghadapi dinamika sosial, dan keseimbangan lahiriah dan batiniah. Bermula dari cinta ilahi yang menjadi substansi syair al-Jilani, maka dapat menumbuhkan sikap yang dapat dikembangkan dalam konteks berkehidupan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi spiritual seseorang, maka semakin tinggi empati sosial yang melahirkan kepekaan sosialnya. Kesimpulan ini dapat menjadi refleksi, terutama bagi akademisi, agamawan, tokoh masyarakat, atau masyarakat itu sendiri dalam menyikapi fakta dan fenomena sosial kekinian.
PERAN PEREMPUAN DALAM DUNIA PENDIDIKAN PERSPEKTIF HAMKA
Made Saihu;
Abd Aziz
Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam Vol 6, No 01 (2023): Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam
Publisher : STIT AL-AMIN KREO TANGERANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36670/alamin.v6i01.219
This study aims to make women more aware of their role as social beings. Most among women only know their role as housewives, but many education experts consider this to be incorrect because women have a major role in education. Prophet Muhammad, once said that the first upbringing of a child lies in a mother. This role was once played by a hero mobilizing education for a woman, namely R.A Kartini, who rebelled against the ignorance experienced by women. In addition, Hamka has the perspective that the role of women greatly influences one's success. Therefore, this thesis, entitled The Role of Women in Hamka Education, uses the library search method. By using the library search research method, this research is classified as Library Research (library research) with qualitative descriptive analysis techniques by collecting data or materials related to the theme of discussion and problems taken from library sources