Penelitian ini bermaksud untuk membuktikan bahwa karakteristik dewan komisaris memoderasi pengaruh komite audit dan kualitas audit terhadap manajemen laba akrual. Sumber data adalah sekunder dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel 40 perusahaan manufaktur yang berada pada Bursa Efek Indonesia selama periode 2017 sampai 2019. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi logistik dengan program IBM SPSS Statistic versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dewan komisaris tidak dapat memoderasi pengaruh komite audit terhadap manajemen laba akrual, dan juga tidak memoderasi pengaruh kualitas audit terhadap manajemen laba akrual. Manajemen laba dipangaruhi oleh komite audit secara negatif signifikan, dan juga manajemen laba dipangaruhi oleh kualitas audit secara negatif signifikan
Copyrights © 2021