AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra
Vol 22, No 2 (2021): Mei - Oktober

Struktur teks Geguritan Candrabherawa dalam tradisi tulis bahasa Bali

I Wayan Agus Gunada (Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram)



Article Info

Publish Date
31 Oct 2021

Abstract

Salah satu karya sastra yang masih hidup sebagai bentuk tradisi tulis dalam struktur kebahasaan Bahasa Bali adalah geguritan. Geguritan adalah karya sastra yang dibentuk berdasarkan pupuh dan di lagukan oleh dua orang dimana satu orang yang melagukan dan satu orang yang mengartikan atau memaknai masing-masing pupuh. Geguritan candrabherawa merupakan geguritan yang dikawi oleh I Ketut Ruma mengacu kepada lontar Purwwagama Sasana. Kajian geguritan Candrabherawa ini berpusat kepada analisis struktur teksnya yang dianggap unik dan memiliki ciri tersendiri terkait rasa estetika dan kemampuan pengarangnya, hasil analisa disimpulkan terdapat komponen yang membentuk struktur teks geguritan ini dan yang menonjol adanya perbedaan padalingsa pupuh pembentuk geguritan Candrabherawa yang terkesan keluar dari pakem yang ada namun perbedaan ini umumnya terjadi karena pengarang ingin mempertahankan alur cerita sehingga pemilihan kata dalam jumlah pada sedikit berbeda dengan struktur pada selanjutnya dalam pupuh-pupuh pembentuk teks geguritan Candrabherawa namun perbedaan tersebut tidak mengubah kesan estetika dari geguritan tersebut. Kata Kunci : sastra, struktur, geguritan, candrabherawa

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

aksara

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra (Journal of Linguistics and Literature) is a biannual journal (April and October) published by the Department of Language and Arts Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung. It addresses a wide range of different fields in ...