AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra
Vol 22, No 2 (2021): Mei - Oktober

Cinta, kematian, dan perempuan, dalam kumpulan cerpen Jatuh cinta adalah cara terbaik untuk bunuh diri karya Bernard Batubara

Tania Intan (Universitas Padjadjaran)
Ferli Hasanah (Universitas Padjadjaran)



Article Info

Publish Date
31 Oct 2021

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan relasi di antara cinta, kematian, dan perempuan, yang ditampilkan di dalam empat cerpen dari kumpulan cerpen “Jatuh Cinta Adalah Cara Terbaik untuk Bunuh Diri”karya Bernard Batubara. Data dikumpulkan dengan studi pustaka dan dikaji dengan metode deskriptif analisis. Kajian dilakukan dengan pendekatan psikologi sastra serta kritik sastra feminis. Landasan teoretis tentang kematian dan bunuh diri yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari Durkheim, Freud, dan Camus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cinta menjadi penyebab atau motif tindak bunuh diri (fisik atau mental) yang dilakukan para protagonis. Bunuh diri yang dilakukan para tokoh dikategorikan sebagai bunuh diri egoistik dan fatalistik. Sosok perempuan dalam cerpen dicitrakan sebagai perempuan setia dan berkarakter negatif (femme fatale). Perempuan juga ditampilkan memiliki kuasa dalam relasi percintaan. Secara keseluruhan, cinta yang ditampilkan Bernard Batubara di dalam cerpen-cerpen tersebut bersifat kelam, tidak menyenangkan, dan bahkan mematikan. 

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

aksara

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra (Journal of Linguistics and Literature) is a biannual journal (April and October) published by the Department of Language and Arts Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung. It addresses a wide range of different fields in ...