Fikruna : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Kemasyarakatan
Vol 2 No 1 (2020): FIKRUNA : JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEMASYARAKATAN

PASCA PANDEMI COVID-19 PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM

Adiyono, Adiyono (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Sep 2020

Abstract

Pandemi covid-19 yang pertama kali terdeteksi muncul di Cina tepatnya di Kota Wuhan Tiongkok pada akhir tahun 2019. Kemudian mendadak menjadi ancaman mengerikan bagi masyarakat dunia, terutama setelah merenggut ribuan nyawa manusia dalam waktu yang relatif singkat. Hampir kurang lebih 200 Negara di Dunia terjangkit virus corona termasuk Indonesia. Berbagai upaya dalam rangka pencegahan, pengobatan, dan sebagainya pun telah dilakukan dalam mengatasi penyebaran virus corona, hingga lockdown dan social distancing di kota-kota besar sudah dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Dalam Islam wabah virus korona ini merupakan sebuah ujian bagi suatu kaum agar selalu mendekatkan dan mengevaluasi diri kepada Allah SWT. Islam juga mengajarkan istilah lockdown dan social distancing dalam rangka pencegahan penularan penyakit, sebagian para ulama menyebutkan Istilah penyakit ini disebut dengan Tho’un yaitu wabah yang mengakibatkan penduduk sakit dan berisiko menular. Tugas pendidikan Islam adalah membimbing dan mengarahkan perkembangan dan peserta didik dari tahap sampai ketitik yang optimal. Tujuan pendidikan Islam adalah untuk mewujudkan manusia yang baik (al-insan al- shalih) yang sudah pasti bersifat universal dan sudah pasti diakui semua orang dan semua aliran tanpa mempersoalkan di manapun negerinya dan apapun agamanya. Banyak sekali sebenarnya apa yang dikemukakan oleh para ahli muslim tapi kesemuanya pada esensinya sama dengan di atas. Selain itu bahwa pendidikan Islam juga untuk menyempurnakan akhlaq manusia. Jurnal ini bertujuan untuk meresapi hidup apa yang akan dilakukan pasca pandemic Pandemi covid-19 yang pertama kali terdeteksi muncul di Cina tepatnya di Kota Wuhan Tiongkok pada akhir tahun 2019. Kemudian mendadak menjadi ancaman mengerikan bagi masyarakat dunia, terutama setelah merenggut ribuan nyawa manusia dalam waktu yang relatif singkat. Hampir kurang lebih 200 Negara di Dunia terjangkit virus corona termasuk Indonesia. Berbagai upaya dalam rangka pencegahan, pengobatan, dan sebagainya pun telah dilakukan dalam mengatasi penyebaran virus corona, hingga lockdown dan social distancing di kota-kota besar sudah dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Dalam Islam wabah virus korona ini merupakan sebuah ujian bagi suatu kaum agar selalu mendekatkan dan mengevaluasi diri kepada Allah SWT. Islam juga mengajarkan istilah lockdown dan social distancing dalam rangka pencegahan penularan penyakit, sebagian para ulama menyebutkan Istilah penyakit ini disebut dengan Tho’un yaitu wabah yang mengakibatkan penduduk sakit dan berisiko menular. Tugas pendidikan Islam adalah membimbing dan mengarahkan perkembangan dan peserta didik dari tahap sampai ketitik yang optimal. Tujuan pendidikan Islam adalah untuk mewujudkan manusia yang baik (al-insan al- shalih) yang sudah pasti bersifat universal dan sudah pasti diakui semua orang dan semua aliran tanpa mempersoalkan di manapun negerinya dan apapun agamanya. Banyak sekali sebenarnya apa yang dikemukakan oleh para ahli muslim tapi kesemuanya pada esensinya sama dengan di atas. Selain itu bahwa pendidikan Islam juga untuk menyempurnakan akhlaq manusia. Jurnal ini bertujuan untuk meresapi hidup apa yang akan dilakukan pasca pandemic

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

FIK

Publisher

Subject

Religion Arts Economics, Econometrics & Finance Education Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Library & Information Science Social Sciences Other

Description

Jurnal ilmiah kependidikan,kemasyarakatan, yang menampung pemikiran/ide-ide tentang pendidikan, agama, kebudayaan, dan ranah-ranah yang lainnya. Jurnal ini boleh di isi oleh dosen luar, diisi masyarakat yang mempunyai pemikiran dan ide-ide ...