Biram Samtani Sains
Vol 5 No 1 (2021): Maret : Biram Samtani Sains

ANALISIS STRATEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI MELALUI ANGGARAN DESA DI KABUPATEN ACEH SELATAN

Yusnadi, Alja (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Feb 2021

Abstract

Dengan lahirnya Undang-Undang No 6 Tahun 2014 tentang Desa pemerintah sudah memposisikan desa sebagai struktur pemerintah yang secara mandiri dapat mengurus diri sendiri termasuk dalam hal keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pemanfaatan anggaran desa untuk pemberdayaan masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, menganalisis faktor apa saja yang dapat menjadi penghambat pemanfatan anggaran desa untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui BUMDes dan menganalisis strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui BUMDes. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan teknik pengumpulan data primer dan sekunder. Ruang lingkup penelitian ini terbatas pada strategi penggunaan anggaran desa dalam menunjang kegiatan ekonomi masyarakat desa. Data primer diperoleh dari menyebarkan kuesioner kepada responden di 260 desa di 18 kecamatan dan dengan melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan pemangku kepentingan di tiap-tiap kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan. Sedangkan data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Pertanian dan instansi atau lembaga lain yang terkait dengan penelitian ini di Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian menggunakan metode analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan anggaran desa untuk BUMDes masih sangat kecil yaitu 1,01% dari total penerimaan anggaran desa atau 1,45% dari total dana desa. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor penghambat dalam pengelolaan BUMDes yaitu, keterbatasan sumberdaya manusia, ketidakmampuan menemukan sektor usaha, krisis kepercayaan masyarakat, manajemen yang kurang baik serta kurangnya modal. Jumlah tenaga kerja yang terlibat dalam pengelolaan unit usaha BUMDes di Kabupaten Aceh Selatan sekitar 2.196 dan menghasilkan nilai Rp. 5.270.400.000. Jumlah pendapatan (kotor) dari usaha yang dikelola BUMDes sekitar Rp. 791.825.000. BUMDes memerlukan bangunan gedung sebagai fasilitas untuk menjalankan usaha sekitar 282 unit dan menghasilkan nilai sekitar Rp. 846.000.000. Dari ketiga indikator tersebut, perputaran uang yang dihasilkan oleh BUMDes sekitar Rp. 6.908.225.000 dari nilai investasi untuk BUMDes sekitar pada tahun 2016 sekitar Rp. 2.248.325.634 Dari analisis SWOT didapat beberapa strategi pemberdayan ekonomi masyarakat melalui BUMDes yaitu, dengan pemahaman kepala desa terhadap anggaran desa serta peruntukannya menjadi faktor yang signifikan untuk pengalokasian anggaran desa kepada BUMDes

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jbss

Publisher

Subject

Humanities Computer Science & IT Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Education Electrical & Electronics Engineering

Description

Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis. Jurnal ini menerbitkan Ilmu Sosial, Humaniora, Politik, Pendidikan, Teknik, Teknik Elektro dan Informatika, Desain ...