Pertambahan jumlah penduduk yang semakin cepat menuntut adanya upaya alternatif untuk menyediakan pangan sehat yang cukup bagi masyarakat. Salah satu solusi alternatif atas permasalahan tersebut adalah dengan menggalakkan sistem budidaya tanaman secara hidroponik dengan memanfaatkan limbah stryofom bekas sebagai wadah bercocok tanam. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi tingkat SMA di Kabupaten Takalar dalam melakukan budidaya tanaman secara hidroponik dengan memanfaatkan limbah stryofom bekas sebagai wadah bercocok tanam. Setelah menyelesaikan kegiatan PKM, peserta juga diharapkan bisa mengintegrasikan pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) khususnya pada materi pelajaran yang relevan dengan topik pelatihan. Kegiatan PKM ini dilaksanakan dengan model pemberdayaan kelompok sasaran dengan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) dan Community Empowerment (CE). Setelah pelatihan terjadi peningkatan pengetahuan, wawasan dan keterampilan dasar kelompok mitra tentang teknik budidaya tanaman secara hidroponik dan peningkatan antusiasme pemanfaatan stryofoam bekas sebagai wadah media tanam secara hidroponik. Berdasarkan data yang diperoleh dari kuisioner, kelompok mitra merasa puas dan menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Copyrights © 2020