Penelitian ini berfokus pada konstruksi gender antara laki-laki dan perempuan dalam menanam hingga memanen hasil dari perkebunan yang ada di Desa Sri Gunung. Desa Sri Gunung didominasi oleh perkebunan karet dan kelapa sawit. Adapun penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab terbentuknya peran gender sekaligus menganalisis kesetaraan gender dalam pembagian kerja di perkebunan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, teknik pengumpulan data melalui wawancara pengebun, pemilik lahan sebanyak 8 orang serta observasi partisipasi agar mendapatkan pengalaman langsung keadaan di perkebunan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terjadinya konstruksi masyarakat yang tidak membedakan gender dalam pembagian peran di perkebunan karet, pandangan tersebut dipengaruhi oleh kebudayaan Suku Pangkalan Balai. Sedangkan dalam perkebunan kelapa sawit terdapat pandangan bahwa perempuan itu merupakan makhluk yang lemah sehingga peran perempuan dalam berkebun tidak setara dengan peran laki-laki, pembentukan konstruksi tersebut merupakan pengaruh dari pembagian kerja dari PT. Hindoli.Â
Copyrights © 2022