Sistem pendidikan cenderung membebankan tugas pembentukan karakter pada bidang mata pelajaran agama atau kewarganegaraan, padahal seharusnya semua mata pelajaran memiliki kontribusi yang sama dalam membentuk karakter siswa. Pendidikan karakter bukan berbasis pada materi saja, melainkan juga berbasis pada kegiatan. Salah satunya adalah sekolah alam atau Outdoor Education yang merupakan pendidikan lintas studi yang bertujuan untuk mendidik siswa untuk memperoleh pengetahuan, pemahaman melalui interaksi langsung dengan alam sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa internalisasi pendidikan karakter melalui pendidikan luar sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deksriptif analitis. Hasilnya, ditemukan bahwa pendidikan karakter melalui luar kelas dipandang efektif, karena siswa diperkenalkan langsung dengan lingkungan dan alam sekitarnya. Materi yang diberikan seperti permainan, cerita, olahraga, mengenal lingkungan disekitarnya. Ini dapat menumbuhkan sikap toleransi, demokrasi, penghargaan terhadap alam, percaya dengan kemampuan diri dan religius.
Copyrights © 2021