Di era globalisasi segala bentuk informasi sangat mudah di dapat, bahkan cenderung berlebih. Semakin banyak informasi yang beredar di masyarakat dapat menimbulkan berbagai pandangan. Khususnya berita terkait kesehatan, berita hoaks terkait kesehatan merupakan berita yang paling sering di temukan selain isu agama dan politik. Pemberitaan yang salah terkait kesehatan dapat berakibat fatal sampai dengan menimbulkan kematian. Berdasarkan data yang ada, pemuda merupakan usia paling banyak yang memiliki akses terhadap internet, khususnya sosial media. Melihat fakta yang demikian maka tepat ketika memberi pemahaman dan pengetahuan terkait filterisasi berita kesehatan di social media. Pada pengabdian ini fokus pada pemuda dengan harapan mereka menjadi smart user yang nantinya mampu mengurangi tersebarnya berita hoaks di masyarakat luas, dan meningkatkan pemahaman dan penyebaran akan informasi yang benar. Desa Sembungan Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik merupakan desa yang terletak di perbatasan kota dan dekat dengan pelabuhan, sehingga arus informasi sering tersebar dari mulut ke mulut tanpa mengetahui fakta yang ada. Di sisi lain, desa tersebut memiliki posbindu yang beranggotakan dominana remaja. Posbindu merupakan Pos Pembinaan Terpadu desa yang fokus pada bidang kesehatan, namun masih memiliki keterbatasan dalam memfilter informasi yang beredar. Berdasarkan uraian tersebut maka dalam pengabdian masyarakat kali ini mengadakan pemberdayaan remaja sebagai smart user khususnya dalam memfilter informasi kesehatan di sosial media dengan cara memberi sosialisasi dan pelatihan. Tujuan dari kegiatan ini adalah terbentuknya smart user dalam menyaring informasi tentang kesehatan di sosial media oleh remaja posbindu dan mneyebarkan fakta yang benar pada msyarakat umum. Kata kunci: Pemberdayaan Remaja, Smart User, Berita Hoaks, Isu Kesehatan
Copyrights © 2021