Paper ini membahas mengenai efektivitas penggunaan partikel karbon aktif dan non aktif, dengan ukuran yangmikro dan sub-mikro terhadap peningkatan kekuatan tarik dan modulus elastisitas bahan polyester.Ukuranpartikel karbon aktif dan non-aktif pada awalnya dibentuk dengan grinding hingga mencapai ukuran mikro yaitu2μ hingga 4μ.Pada partikel ukuran sub-mikro dibentuk melalui shock thermal hingga menjadi ukuran submikron.Kemudian partikel tersebut dicampurkan dengan polyester untuk membuat spesimen uji tarik. Dari kajieksperimental uji tarik spesimen, maka dapat diketahui kekuatan tarik material polyester yang elastis diperoleh24,53 Mpa, dengan karbon non-aktif dan aktif ukuran mikron diperoleh berturut-turut 36,25 Mpa dan 41,56Mpa. Pengujian pada spesimen dengan karbon aktif ukuran sub-mikro diperoleh 48,87 Mpa. Kaji eksperimentaltersebut dibatasi untuk mengetahui perbedaan ukuran partikel pada karakteristik mekaniknya. Ukuran pertikelterbaik dimanfaatkan pada pembuatan sambungan (fitting) struktur rangka sepeda. Pada kajian ini diperoleh halbaru untuk meningkatkan kekuatan material serta kelenturan bahan sehingga tidak mudah retak ataupun failure.
Copyrights © 2018