Masalah yang dihadapi dunia pendidikan Indonesia pada jurusan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga (KPN) di Perguruan Tinggi Maritim saat ini adalah gap kebutuhan industri pelayaran niaga dengan lulusan yang dihasilkan oleh Institusi yang terkait. Era Industri 4.0 saat ini membuat institusi pendidikan harus berlari mengejar ketinggalan teknologi dalam proses ajar mengajarnya untuk menghasilkan lulusan yang berkompeten dan berelevansi kepada dunia industri. Penggunaan pelayanan online pelayaran niaga dan Inaportnet dalam layanan pelabuhan-pelabuhan besar di Indonesia, membuat centre of technology (CoT) yang mengskenariokan para mahasiswa berada di perkantoran industri pelayaran yang berkaitan dengan transportasi laut menjadi begitu penting. CoT menjadi model praktis industri pelayaran agar mahasiswa mampu menyelesaikan pekerjaan dengan kinerja yang bermutu sebagai pencapaian pembelajaran yang selanjutnya diharapkan bisa menjadi wadah yang melatih mahasiswa sebagai sumber daya manusia (SDM) yang mengenal secara mendalam pekerjaan yang nantinya akan mereka terjuni setelah tamat. CoT adalah reformasi metode pengajaran yang merubah tacit knowledge menjadi explicit knowledge yang merupakan aset dari knowledge management. Dengan demikian gap yang tersebut di atas sebelumnya semakin diminimalisir.
Copyrights © 2019