Bimbingan kelompok teknik pemecahahan masalah (problem solving) merupakan suatu proses bimbingan yang merangsang daya fikir kreatif dimana individu menilai perubahan yang ada pada diri dan lingkungannya, membuat pilihan- pilihan baru, keputusan-keputusan atau penyesuaian yang selaras dengan tujuan dan nilai hidupnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan interaksi sosial Peserta Didik di Taman Kanak-Kanak. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Populasi penelitian sebanyak 30 peserta didik dan sampel 14 peserta didikTaman Kanak-Kanak Bunga Bangsa Badang Ngoro Jombang dengan perincian 7 kelompok eksperimen dan 7 kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi dan wawancara.Uji validitas menggunakan rumus product momentdan realibilitas di uji dengan rumus Alpha, masing-masing berbantuan SPSS 26. Pengujian hipotesis menggunakan Uji Independent Sample t test dengan rumus berbantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan kelompok teknik pemecahan masalah efektif dalam meningkatkan interaksi sosial peserta didik.Hal tersebut berdasarkan nilai pretest dan post-test yang menunjukkan adanya peningkatan perkembangan interaksi sosial peserta didik yang diberi bimbingan kelompok teknik pemecahan masalah. Dan berdasarkan pengujian hipotesis dengan menggunakan Independent sample t test di hasilkan nilai signifikansi (2 tailed) sebesar 0,006 < 0,05, maka Ho ditolak dan H1 diterima. Sehingga hipotesis yang berbunyi bimbingan kelompok teknik pemecahan masalah dapat meningkatkan interaksi sosial peserta didik di terima. Saran dalam penelitian ini guru taman kanak-kanak dapat menerapkan bimbingan kelompok teknik pemecahan masalah dan untuk memperkaya khasanah kajian tentang bimbingan kelompok maka peneliti selanjutnya juga perlu menguji penerapannya dengan menggunakan teknik lain yang relevan.
Copyrights © 2020