Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya fenomena perilaku seks pranikah pada remaja di Kota Jombang dengan implikasinya yaitu hamil di luar nikah, putus sekolah dan sebagainya.Subyek penelitian ini adalah siswa SMAN “X” di Kota Jombang (Kelas XI) yang terdaftar pada tahun ajaran 2014/2015.Sampel penelitian berjumlah 100 responden.Alat ukur yang digunakan untuk mengumpulkan data variabel penelitian adal tiga macam kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.Teknik analisis data yang digunakan untuk uji hipotesis adalah statistik nonparametrik multiple regresi dengan bantuan SPSS 20.Penelitian ini dapat disimpulkan (1) Konformitas teman sebaya dan intensitas komunikasi orang tua secara bersama-sama memiliki hubungan dengan kecenderungan perilaku seks pranikah. Hal ini telah dibuktikan dengan diperoleh nilai korelasi R2 = 0, 720 dan F = 124.871dengan p = 0,01, yang berarti bahwa hipotesis penelitian diterima, (2) Ada hubungan yang signifikan konformitas teman sebaya dengan kecenderungan perilaku seks pranikah. Hal ini telah dibuktikan dengan diperoleh nilai korelasi t = 4.412 dengan p = 0,000 (< 0,01), yang berarti bahwa hipotesis penelitian diterima, (3) Ada hubungan yang signifikan intensitas komunikasi orang tua dengan kecenderungan perilaku seks pranikah. Hal ini telah dibuktikan dengan diperoleh nilai korelasi t = - 8,839 dengan p = 0,000 (< 0,01) yang berarti bahwa hipotesis penelitian diterima, (4) Tingkat kecenderungan perilaku seks pranikah dan konformitas teman sebaya tergolong sedang dan intensitas komunikasi orang tua tergolong rendah, (5) Pada sumbangan efektif intensitas komunikasi orang tua lebih memberikan pengaruh terhadap kecenderungan perilaku seks pranikah sebesar 50% dibandingkan dengan konformitas teman sebaya memberikan pengaruh sebesar 22%, (6) Kedua variabel konformitas teman sebaya dan intensitas komunikasi orang tua memberi pengaruh 72% terhadap kecenderungan perilaku seksual pranikah, selebihnya 28% dipengaruhi oleh faktor lain.
Copyrights © 2018