Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui nilai manfaat ekonomi diversifikasi produk bambu. Penelitian dilaksanakan selama 2 bulan di Desa Namo Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi, dengan pertimbangan bahwa didesa tersebut terdapat hutan bambu rakyat yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memproduksi bambu. Berdasarkan hasil identifikasi diperoleh 25 responden. Analisis nilai manfaat ekonomi produk olahan tanaman bambu menggunakan metode valuasi ekonomi dengan menghitung pendapatan masyarakat berdasarkan harga pasar (market price). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman bambu dimanfaatkan oleh masyarakat untuk diproduksi menjadi meja, kursi dan rak TV. Nilai manfaat ekonomi tanaman bambu yang diproduksi menjadi meja sebesar Rp. 15.113.000/tahun dengan persentase produk 44,50%, nilai manfaat ekonomi tanaman bambu yang diproduksi menjadi kursi sebesar Rp. 10.577.750/tahun dengan persentase produk 31,15%, nilai manfaat ekonomi tanaman bambu yang diproduksi menjadi rak TV sebesar Rp. 8.268.500/tahun dengan persentase produk 24,35%, sehingga total nilai manfaat ekonomi diversifikasi produk bambu menjadi meja, kursi dan rak TV sebesar Rp. 33.959.250/tahun
Copyrights © 2022