JURNAL HUTAN TROPIS
Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Hutan Tropis Volume 1 Nomer 1 Edisi Maret 2013

KARAKTERISTIK BIOFISIK RUANG TERBUKA HIJAU PADA HUTAN KOTA ALITTA, KOTA PAREPARE PROPINSI SULAWESI SELATAN

Mukrimin Mukrimin (Laboratorium Silvikultur Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin)
Budirman Bachtiar (Unknown)
Muhammad Sukri (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Aug 2016

Abstract

Kompleksnya permasalahan di perkotaan utamanya masalah lahan, menimbulkan ketidak-harmonisan hubungan manusia dengan alam, akibatnya perkotaan hanya maju secara ekonomi namun mundur secara ekologi.  Kehadiran Ruang Terbuka Hijau akan menjadi solusi yang tepat.   Penelitian bertujuan untuk mengetahui karakteristik biofisik hutan kota Alitta di kota Parepare berupa sifat-sifat  tanah, potensi tegakan, kemiringan lereng, dan curah hujan, sehingga berguna sebagai bahan pertimbangan dalam memperbaiki dan menerapkan sistem pelaksanaan pengelolaan hutan kota Parepare.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi penelitian memiliki kelas tekstur liat dan lempung berliat, pH tanah agak masam, bahan organik rendah, dan memiliki warna tanah coklat gelap keabu-abuan, dengan potensi tegakan yang didominasi oleh jenis Jati (Tectona grandis), terdapat pula Jati putih (Gmelina arborea), Angsana (Pterocarpus indicus), Bitti (Vitex cofassus), Mangga (Mangifera indica), Mahoni (Swietenia macrophylla), Jambu mete (Anacardium occidentale), Jambu batu (Psidium guajava), Kayu Jawa (Lannea grandis), Trembessi (Samania saman), Lamtoro (Laucanea glauca), Mengkudu (Morinda citrifolia) dan Kapuk (Ceiba pentandra).  Sedangkan kemiringan lerengnya berbukit dan agak curam dengan ketinggian berkisar antara 16 – 65 mdpl, dimana curah hujan rata-rata 1.095,9 mm/tahun.Kata Kunci: Ruang Terbuka Hijau,Hutan Kota, Biofisik

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

jht

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Earth & Planetary Sciences

Description

Jurnal Hutan Tropis (JHT) adalah blind peer-reviewed yang mempublikasikan artikel ilmiah dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi kehutanan mencakup kajian manajemen hutan, ekonomi dan bisnis kehutanan, pengelolaan DAS, hidrologi, silvikultur, penginderaan jauh, ekologi, ekowisata, ilmu tanah ...