Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN ANAKAN EBONI (Diospyros celebica Bakh.) DIPERSEMAIAN Rahman, VVirianto; Bachtiar, Budirman
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.435 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk kandang ayam dan asal anakan agar bibit eboni tumbuh dengan baik.Rancangan penelitian ini adalah Rancangan Petak Terpisah dengan asal anakan (alam dan persemaian) sebagai petak utama dan lima taraf pupuk kandang sebagai anak petak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pertambahan tinggi serta pertambahan diameter batang anakan asal alam lebih baik dari pada anakan persemaian. Hal ini diduga adanya pengaruh positif dari mikoriza pada anakan yang berasal dari alam.Perlakuan pemupukan mempunyai pengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi dan jumlah daun anakan, tetapi tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap pertambahan diameter anakan eboni.Terdapat interaksi nyata antara asal anakan dengan perlakuan pemupukan terhadap pertambahan tinggi anakan dan tidak berpengaruh nyata terhadap perkembangan diameter batang dan pertambahan jumlah daun.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN ANAKAN EBONI (Diospyros celebica Bakh.) DIPERSEMAIAN VVirianto Rahman; Budirman Bachtiar
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 2 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i2.1496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk kandang ayam dan asal anakan agar bibit eboni tumbuh dengan baik.Rancangan penelitian ini adalah Rancangan Petak Terpisah dengan asal anakan (alam dan persemaian) sebagai petak utama dan lima taraf pupuk kandang sebagai anak petak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pertambahan tinggi serta pertambahan diameter batang anakan asal alam lebih baik dari pada anakan persemaian. Hal ini diduga adanya pengaruh positif dari mikoriza pada anakan yang berasal dari alam.Perlakuan pemupukan mempunyai pengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi dan jumlah daun anakan, tetapi tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap pertambahan diameter anakan eboni.Terdapat interaksi nyata antara asal anakan dengan perlakuan pemupukan terhadap pertambahan tinggi anakan dan tidak berpengaruh nyata terhadap perkembangan diameter batang dan pertambahan jumlah daun.
Identifikasi Daerah Resapan Air di Sub Daerah Aliran Sungai Malino Hulu Daerah Aliran Sungai Jeneberang Kabupaten Gowa Wahyuni Wahyuni; Usman Arsyad; Budirman Bachtiar; Muhammad Irfan
Jurnal Hutan dan Masyarakat VOLUME 9 NOMOR 2, DESEMBER 2017
Publisher : Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1296.844 KB) | DOI: 10.24259/jhm.v9i2.2891

Abstract

Population increase encourages people to change land use in Malino sub watershed. The forest area converted into non-forest areas such as agricultural or settlements. This study aims to determine the status and potential of water absorbtion region. This research was conducted in the Malino sub watershed maps using land units derived from overlapping maps of slope, soil type, rainfall and land use. Moreover, the determination of the water absorbtion region refer to the Technical Plan for Forest and Soil rehabilitation - basin. The results showed that up to 27,05% of the total Malino Sub Watershed is critical condition, normal condition as much as 49,70% and a good conditions as much as 23.25%.  The Malino sub watershed still good potential to absorb water. In natural conditions, the use of land as dry bush agriculture to intervene it is advisable to agroforestry or timber planted with long lasting in order to be a good absorbtion region, while for normal condition advised to planting of agroforestry with pattern alley cropping.
Pengembangan Agroforestry Kopi dalam Mendukung Peran Hutan di Kawasan Highland Kabupaten Jeneponto Syamsu Rijal; Budirman Bachtiar; Chairil A; Try Ardiansyah
Jurnal Hutan dan Masyarakat VOLUME 11 NOMOR 2, DESEMBER 2019
Publisher : Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.611 KB) | DOI: 10.24259/jhm.v11i2.6030

Abstract

Deforestasi dan degradasi lahan menjadi lahan pertanian untuk pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat terus terjadi. Deforestasi, dan degradasi lahan akan menimbulkan banyak masalah ekologi seperti penurunan kesuburan tanah, erosi, kepunahan flora dan fauna, banjir, kekeringan dan bahkan perubahan lingkungan global. Agroforestry merupakan perpaduan tanaman pertanian dan kehutanan yang bisa menjadi salah satu sistem pengelolaan lahan sebagai solusi mengatasi masalah ekologi dan sekaligus juga untuk mengatasi masalah pangan. Maka dilakukan kajian pengembangan agroforestry berbasis kopi di kawsan highland Kabupaten Jeneponto untuk mendukung peran hutan dianalisis secara terintegrasi dari kegiatan inventarisasi karateristik lahan dengan kesesuaian lahan dan sosial ekonomi masyarakat dalam membudidayakan kopi menggunakan metode Sistem Informasi Geografis (SIG) dan analisis deskriptif. Hasilnya menunjukkan sebaran kopi arabika dtemukan dibagian utara wilayah Kecamatan Rumbia, sedangkan sebaran kopi Robusta ditemukan dibagian selatan Kecamatan dan satu Desa di Kecamatan Kelara. Kesesuaian lahan untuk pengembangan jenis kopi Robusta di seluruh wilayah Kecamatan Kelara, Kecamatan Rumbia bagian selatan dan pengembangan kopi jenis Arabika di wilayah bagian utara Kecamatan Rumbia. Pengembangan agroforestry kopi di Kawasan highland Kabupaten Jeneponto sebagai jawaban permasalah sosial ekonomi masyarakat sekitar, budidaya tanaman kopi, dan pengganti peran hutan sebagai konservasi tanah dan air dalam menekan aliran permukaan dan erosi serta menjaga unsur hara tanah.
PERAN MEDIA TANAM DAN PEMBERIAN PUPUK KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN ANAKAN JABON MERAH Anthocepalus macrophyllus DI PERSEMAIAN Budirman Bachtiar
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v3i2.5650

Abstract

Penelitian peran media tanam dan pemberian pupuk kompos terhadap pertumbuhan anakan jabon merah Anthocepalus macrophyllus di persemaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antar perlakuan dosis kompos dan komposisi media tanam yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan anakan jabon merah di persemaian. Permberian pupuk kompos dilakukan dengan empat tingkat dosis yaitu, 30 g/anakan, 40 g/anakan, 50 g/anakan, dan 60 g/anakan. Sedangkan media tanam berupa campuran antara top soil,pasir,dan sekam padiyang dibuat dalam tiga macam komposisi dengan perbandingan 4:1:1, 3:1:1, dan2:1:1.  Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perlakuan dosis 50g/anakan yang dikombinasikan dengan media tanam pada perbandingan top soil : pasir : sekam padi (4:1:1) memberikan dampak yang terbaik terhadap pertumbuhan anakan jabon merah di persemaian.Kata kunci : media tanam; kompos;  jabon merah;  persemaian
Analisis Kandungan Hara Kompos Johar Cassia siamea Dengan Penambahan Aktivator Promi Budirman Bachtiar; Andi Hamka Ahmad
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v4i1.6493

Abstract

Pupuk kompos bermanfaat dalam meningkatkan produktivitas media tanam tanaman dengan meningkatkan sifat fisik, kimia, dan biologis tanah; penggunaannya aman dan tidak merusak lingkungan; dan tidak memerlukan banyak biaya dan proses pembuatannya mudah. Penelitian ini menggunakan seresah Johar Cassia siamea yang untuk mengetahui kandungan nutrisi makro kompos Johar.Penelitian dipercepat dengan menggunakan aktivator promi. Variasi perlakuan yang digunakan adalah Cassia siamea 5 kg + aktivator promi 0,005 kg + air 1 liter (A1), Cassia siamea 5 kg + aktivator promi 0,005 kg + air 1,5 liter (A2), Cassia siamea 5 kg + aktivator promi 0,005 kg + 2 liter (A3) air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kompos N-Total A1, A2 dan A3 berturut-turut 1,05%, 1,16% dan 1,06%. Nilai kompos A1, A2 dan A3 kompos berturut-turut 0,169%, 0,233% dan 0,200%.Nilai-nilai tingkat Potassium A1, A2 dan A3 berturut-turut 0,724%, 0,879% dan 0,817%. Nilai kompos organik A1, A2 dan A3 berturut-turut 15,54%, 13,25% dan 13,06%. Rasio C/N kompos A1, A2 dan A3 berturut-turut 14.79, 11,39 dan 12,29. Semua perlakuan, baik A1, A2 dan A3, telah memenuhi SNI 19-7030-2004.Kata Kunci: Seresah, Aktivator Promi, Kompos, Johar
HUBUNGAN ANTAR SIFAT-SIFAT TANAH DI BAWAH TEGAKAN LAMTORO GUNG (Leucaena leucocephala Lam De Witt.) Budirman Bachtiar
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v4i2.8504

Abstract

Tumbuhan penutup tanah (cover crops) seperti rumput-rumputan; semak-belukar; dan tanaman pelindung seperti lamtoro gung (Leucaena leucocephala L.) memiliki peran yang sangat penting di dalam mempertahankan serta meningkatkan produktivitas tanah hutan. Penelitian ini bertujuan mempelajari hubungan antar sifat-sifat tanah dan kepentingannya dengan pertumbuhan pohon-pohon hutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat-sifat tanah di bawah tegakan lamtoro gung memiliki hubungan yang signifikan.  Hubungan tersebut dibedakan atas dua bentuk hubungan (korelasi): Pertama hubungan yang sifatnya berkorelasi positif yaitu hubungan antara volume total pori tanah terhadap laju infiltrasi dan kadar air tanah; serta hubungan antara volume pori makro dengan laju infiltrasi. Kedua hubungan yang sifatnya berkorelasi negatif yaitu hubungan antara berat volume tanah terhadap volume total pori tanah, volume pori makro, laju infiltrasi, dan kadar air tanah.
Karakteristik Sifat Kimia Tanah di Bawah Tegakan Uru (Elmerrillia ovalis) dan Tegakan Mahoni (Swietenia macrophylla) Di Kelurahan Sa’dan Matallo Kecamatan Sa’dan Kabupaten Toraja Utara Budirman Bachtiar
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 5 No. 1 (2020)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v5i1.9618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik sifat kimia tanah di bawah uru dan tegakan mahoni. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli sampai dengan 2018 September dan berlokasi di desa Sa'dan Matallo, Kecamatan Sa'dan, Kabupaten Toraja Utara untuk memberikan beberapa informasi tentang karakteristik beberapa sifat kimia tanah pada jenis tegakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status hara di bawah tegakan mahoni (Swietenia macrophylla) lebih baik dibandingkan dengan status hara di bawah tegakan uru (Elmerrillia ovalis), kecuali kalium tanah. Kriteria sifat kimia tanah pada tegakan uru dan mahoni tergolong jenis pH tanah dengan kriteria asam, bahan organik sangat rendah-rendah, nitrogen tanah rendah-sedang, fosfor tanah rendah-sedang, dan  kalium tanah kriteria rendah 0,20 me/100 g pada tegakan mahoni dan sedang 0,45 me/100 g pada tegakan uru.Kata kunci: Sifat kimia tanah, tegakan uru dan mahoni.
KARAKTERISTIK LAHAN DAN KOMPOSISI JENIS TANAMAN PENYUSUN AGROFORESTRY DI KECAMATAN SESEAN KABUPATEN TORAJA UTARA Budirman Bachtiar; Ratu M Sandabunga
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 7 No. 1 (2022): BIOMA
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bioma.v7i1.18093

Abstract

Agroforestry system recently developed by the community to meet their needs. But many people’s don’t understand yet to select suitability plants on the agroforestry land. This study aims to determine the land characteristics and components of agroforestry in District Sesean, Toraja District. This research caried out in the way comparethe requireiment of plants and charactristic at land. Plants in research location are robusta coffee, cocoa, banana, mangosteen, buangin (pine mountain), aren, bamboo betung, and uru. The result of research indicated land suitability of plants are moderately suitable (S2) to marginal suitable (S3). Limitation factors that limit plant growth is predominantly rainfall and also temperature, but both of these limiting factors are difficult and can not be repaired. Keywords :Agroforestry, Land characteristics, Plants
PENGEMBANGAN MULTI PURPOSE TREE SPECIES DAN INOVASI PRODUK BERBASIS CARBON DARI HASIL HUTAN SEBAGAI PRODUK KREATIF BAGI SANTRI DI PONDOK PESANTREN Andi Detti Yunianti; Suhasman Suhasman; Budirman Bachtiar; Ira Taskirawati; Agussalim Agussalim
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2018
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.183 KB) | DOI: 10.20956/pa.v2i2.2877

Abstract

Abstrak. Pondok pesantren adalah salah satu wadah pendidikan islam yang menggabungkan ilmu-ilmu keagamaan (islam) dan ilmu-ilmu sains dalam rangka menciptakan generasi yang tangguh serta tanggap dalam perubahan (Shohwatul Is’ad, 2015). Harapan dengan perubahan yang semakin cepat dan cenderung kepada perubahan yang negatif dapat teredam dengan melahirkan generasi robbani yang mampu menjadi panutan di masyarakat untuk lebih mengenal perintah dan larangan Allah SWT dan Rasulullah SWA. Pola pendidikan di pondok pesantren adalah model pendidikan boarding school dengan tujuan menghasilkan generasi muda yang berakhlak  mulia  sekaligus  menguasai  ilmu  pengetahuan  dan  teknologi serta mampu membangun kebersamaan diantara sesamanya. Pondok pesantren yang menjadi mitra dalam kegiatan pengabdian ini, yaitu Pondok Pesantren Bukit Hidayah di Malino Kabupaten Gowa. Bentuk kegiatan yang kami lakukan adalah pembentukan karakter santri yang lebih peduli lingkungan dan berjiwa entrepreneurship. Pembentukan karakter seperti ini penting dikembangkan agar para santri tidak hanya  memiliki nilai lebih dari aspek penguasaan ilmu pengetahuan umum dan keagaamaan tetapi juga pada karakter dan identitas diri, daya kreativitas dalam menemukenali dan mengembangkan potensi sumberdaya yang ada di sekitarnya, serta mampu menghasilkan produk-produk yang bermanfaat sembari berlatih membangun sinergi dengan sesama santri. Untuk membantu membentuk karakter tersebut, maka kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan rangkaian   kegiatan   yang   meliputi;   1)   Pembelajaran dilapangan   untuk meningkatkan penguasaan  ilmu  pengetahuan mitra  mewujudkan pondok pesantren yang berbasis lingkungan, 2). Pelatihan mengembangkan tanaman multy purpose tree (MPTS) sebagai wujud kepedualian terhadap lingkungan sekeliling dan bernilai ekonomi dan 3) Pelatihan inovasi teknologi tepat guna yang sederhana dan ramah lingkungan yang dapat diterapkan dan dikembangkan di pondok pesantren dengan memanfaatkan sumber daya lokal untuk menghasilkan produk-produk kreatif berbasis karbon. Pada akhir kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, sekolah mitra diharapkan mampu mewujudkan dan mengaplikasikan pemanfaatan limbah dan sumber daya lokal dengan menggunakan teknologi sederhana sehingga dapat terwujud Pondok Pesantren yang berwawasan lingkungan.