Jabon merah (Anthocephalus macrophylus) ini bagaimana uji komposisi media tumbuh terhadap daya kecambah jabon merah (anthocephalus macrophylus.) di persemaian PT. Gema Nusantara Jaya, kecamatan Gentuma raya, Kabupataen gorontalo utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian beberapa media tumbuh terhadap daya hidup kecambah jabon merah. di persemaian PT. Gema Nusantara Jaya, kecamatan gentuma raya, kabupataen gorontalo utara. Data dikumpulkan dalan penelitian ini setiap parameter setelah parameter setelah bibit berumur 28 (HST). Pengukuran selanjutnya dilakukan setiap tujuh hari sekali sebanyak lima kali, yaitu pada umur 35, 42, 49, 56 dan 62 HST. Parameter pengamatan Tinggi bibit (cm), diukur dari pangkal batang sampai pada titik tumbuh tanaman. Jumlah daun (helai), dihitung jumlah daun yang berbentuk sempurna. Diameter batang (mm), diukur pada pangkal batang (1 cm diatas permukaan tanah) Hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Dari hasil penelitian dapat di ambil kesimpulan Media top soil : coco peat (M0) menghasilkan bibit lebih tinggi dan berbeda nyata dengan coco peat : aram sekam (M2) dan top soil : pasir (M3) berbeda tidak nyata dengan top soil murni (M1), demikian pula antara M2 dan M3 berbeda nyata terhadap tinggi tanaman Jabon merah umur 62 HST. Hasil penelitian menunjukan bahwa media campur antara top soil dan coco peat memberikan pengaruh sangat nyata pada dimeter bibit jabon (Anthocephalus mavrophyllus).Kata kunci: Jabon merah (anthocephalus macrophylus),
Copyrights © 2015