Fokus penelitian ini adalah mencari sebuah model shopping center strata yang tepat. Kekosongan kios pada shopping center strata dirasakan terus meluas sehingga merugikan pemilik kios dan shopping center itu sendiri. Setelah melakukan pengamatan terhadap dua bentuk desain shopping center strata, diketahui bahwa kekosongan kios disebabkan karena dua faktor yaitu status kepemilikan strata pada shopping center yang menyebabkan terbatasnya pengelolaan terhadap kios yang kosong dan penerapan desain yang menciptakan posisi kios menjadi tidak strategis, suasana berbelanja yang tidak nyaman dan mempengaruhi harga sewa atau jual yang tidak sesuai dengan kondisi yang sedang berkembang. Pencarian solusi terhadap permasalahan tersebut digambarkan ke dalam bentuk skenario pengembangan situasi yang menggambarkan tindakan terhadap kemungkinan yang terjadi. Dari analisis tersebut didapatkan bahwa pengelolaan sebagian jumlah kios pada shopping center masih lebih baik daripada tidak sama sekali, dan untuk mengatasi terbatasnya pengelolaan akibat status kepemilikan strata, maka diperlukan perjanjian serah kelola pemilik kios dengan pihak pengelola, dan fleksibilitas pada design shopping center, sehingga pengelolaan dapat dilakukan secara menyeluruh.
Copyrights © 2021