Tulisan ini mengidentifikasi hubungan antara modal sosial dengan difusi inovasi pada tahap budidaya dan pasca budidaya pertanian hortikultura sebagai basis pengembangan ekonomi lokal. Metoda studi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif untuk mengetahui keberadaan modal sosial petani hortikultura. Strategi penelitian menggunakan studi kasus terpancang multikasus untuk memahami dua unit analisis di dua desa dengan karakteristik berbeda. Temuan studi menunjukkan bahwa desa yang memiliki keberadaan modal sosial secara utuh, berhubungan dengan tumbuhnya inovasi dan difusi inovasi. Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat hubungan antara keberadaan modal sosial yang utuh, dengan tumbuhnya inovasi dan proses difusi inovasi. Desa dengan keberadaan modal sosial secara utuh mampu menjadi tempat terjadinya difusi inovasi dan tumbuhnya inovasi secara lebih cepat dibandingkan dengan desa yang kurang keberadaan modal sosialnya.
Copyrights © 2018