Abstrak Faktor yang berhubungan dengan terjadinya retensio plasenta. Kejadian retensio plasenta yang terjadi di RSUD Kabupaten Tangerang dari rekam medic tahun 2018 dari 130 ibu yang mengalami retensio plasenta. Penelitian ini menggunakan variabel dependen yaitu Retensio Plasenta dan variabel independen terdiri dari paritas, usia ibu, usia kehamilan, kelainan his, riwayat perlekatan plasenta, riwayat penyakit. Penelitian bersifat deskriptif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional dengan menggunakan data sekunder. Sampel pada penelitian ini adalah ibu yang mengalami retensio plasenta sebanyak 99 ibu di RSUD Kabupaten Tangerang tahun 2018. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara retensio plasenta dengan paritas nilai (PValue = 0,004) ada hubungan antara retensio plasenta dengan paritas dan nilai OR= 0,073, usia ibu (P Value = 0,002) ada hubungan antara retensio plasenta dengan usia ibu dan nilai OR = 0,061, usia kehamilan nilai (P Value = 0,003) ada hubungan antara retensio plasenta dengan usia kehamilan dan nilai OR= 0,068, kelainan his (P Value = 0,760) tidak ada hubungan antara retensio plasenta dengan kelainan his dan nilai OR = 0,774, riwayat perlekatan plasenta (P Value = 0,425) tidak ada hubungan antara retensio plasenta dengan riwayat perlekatan plasenta dan nilai OR = 0,727, anemia (P Value = 0,069) tidak ada hubungan antara retensio plasenta dengan riwayat penyakit dan nilai OR = 0,0331 pada ibu di RSUD Kabupaten Tangerang tahun 2018. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara paritas, usia ibu, usia kehamilan, kelainan his, riwayat perlekatan plasenta, anemia. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan untuk dapat lebih meningkatkan upaya promotif dan prefentif dalam pemeriksaan kehamilan rutin guna menccegah terjadinya resiko yang dapat menyebabkan retensio plasenta
Copyrights © 2019