Jurnal Sains dan Teknologi Widyaloka (JSTekWid)
Vol. 1 No. 2 (2022): JSTekWid (July 2022)

Pemanfaatan metode topsis Dalam penerima kredit : (studi kasus Diskopukm Provsu)

Tomoyud Sintosaro Waruwu (Akademi Manajemen Informatika Manajemen Widyaloka Medan)
Mhd. Dicky Syahputra Lubis (STT Sinar Husni Medan)
Rini Sianturi (Akademi Manajemen Informatika Manajemen Widyaloka Medan)



Article Info

Publish Date
29 Jul 2022

Abstract

Koperasi Simpan Pinjam Bahagia merupakan salah satu lembaga keuangan non-bank dalam bentuk koperasi yang melayani kebutuhan anggotanya dalam jasa peminjaman dengan jaminan berupa simpanan anggota, sertifikat tanah atau bangunan, buku pemilik kendaraan bermotor atau mobil (BPKB) dengan tujuan memberikan pelayanan dan kemudahan bagi calon kreditur dalam perekonomiannya. kebutuhan Pemberian pinjaman dana kepada calon kreditur pun harus dengan persetujuan dari kepala koperasi/dewan koperasi. Persetujuan tersebut, pada umumnya memerlukan pertimbangan-pertimbangan seperti melakukan analisis terhadap kemampuan membayar calon kreditur. Karena setiap calon kreditur kondisi ekonominya berbeda-beda, maka harus jeli dalam mengambil keputusan. Dalam menentukan layak atau tidaknya penerima pinjaman, maka harus ada penilaian kriteria-kriteria yang ditetapkan sebagai acuan pengambilan keputusan. TOPSIS adalah salah satu metode pengambilan keputusan multikriteria yang pertama kali diperkenalkan oleh Yoon dan Hwang (1981). TOPSIS menggunakan prinsip bahwa alternatif yang terpilih harus mempunyai jarak terdekat dari solusi ideal positif dan jarak terpanjang (terjauh) dari solusi ideal negatif dari sudut pandang geometris dengan menggunakan jarak Euclidean (jarak antara dua titik) untuk menentukan kedekatan relatif dari suatu alternatif dengan solusi optimal

Copyrights © 2022