Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk campur kode bahasa Batak Angkola ke dalam Bahasa Indonesia serta factor-faktor yang menyebabkan terjadinya peristiwa campur kode guru dengan siswa kelas IV SD Negeri Siamporik, Kabupaten Tapanuli Selatan. Jenis penelitian ini adalah dekskriptif kualitatif dengan melakukan observasi dan interview dalam pengambilan data. Penelitian ini menghasilkan temuan yaitu terjadi campur kode tataran kata dan tataran frasa bahasa batak Angkola ke bahasa Indonesia, sedangkan penyebab peristiwa campur kode ini adalah: kedwibahasaaan dalam masyarakat, dan adanya unsur kebiasaan.
Copyrights © 2019