JURNAL POLI-TEKNOLOGI
Vol. 9 No. 2 (2010)

PENURUNAN NOISE FIGURE PERFORMANCE (FN) PADA HBT SI / SI 1-X GEX BERDASARKAN PENGATURAN STRIPE EMITER AREA (AE) DAN FRACTION MOLE (X).

Tossin Alamsyah (Sekretariat Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UP2M) Politeknik Negeri Jakarta Gedung Direktorat Lt.2, Telp.(021) 7270036 Psw. 236 Fax (021)7270034 Kampus Baru Universitas Indonesia Depok, DEPOK 16425 Email: politeknologi_pnj@yahoo.com)
Djoko Hartanto (Fakultas Teknik Universitas Indonesia)
NR Poespawati (Fakultas Teknik Universitas Indonesia)



Article Info

Publish Date
14 Mar 2013

Abstract

Paper ini membahas pengaruh perubahan stripe emiter area (Ae) dan fraction mole (x) terhadap unjuk kerja HBT SiGe antara lain Resistensi parasitis RB dan RC, fT, fmaks, current gain (β) serta noise figure (Fn,), model dikembangkan dari HBT SiGe IBM generasi kedua dengan Ae 0,1810 m2. Saat Ae diturunkan menjadi Ae 0,1210 m2 dan Ae 0,0910 m2 dan fraction mole (x) dinaikkan menjadi dua kali (2) maka parameter RB, dan β mempunyai relasi positif sedangkan RC , fT, fmaks negatif terhadap perubahan tersebut. Model HBT SiGe dengan x: 0.1 dan Ae:0,1810 m2 mempunyai nilai Fn minimum terendah dibanding dengan Ae 0,1210 m2 dan 0.0910 m2 yaitu 0.57 dB , 0.64 dB, 0.69 dB. Jika nilai fraction mole (x) diturunkan 50% , menyebabkan kenaikkan Fn yang tidak linier yaitu 77%, 79% dan 89% dari nilai semula. Relasi noise figure (Fn) dengan stripe emiter area (Ae) dan fraction mole (x) diekspresikan dengan relasi berikut ; F k A x n e. 0  , jadi noise figure (Fn) dapat diperkecil dengan memperarea stripe emiter area (Ae) dan menaikkan fraction mole (x). Kata kunci : Noise Figure (Fn), stripe emiter area (Ae), fraction mole (x), SiGe HBT ABSTRAK Paper ini membahas pengaruh perubahan stripe emiter area (Ae) dan fraction mole (x) terhadap unjuk kerja HBT SiGe antara lain Resistensi parasitis RB dan RC, fT, fmaks, current gain (β) serta noise figure (Fn,), model dikembangkan dari HBT SiGe IBM generasi kedua dengan Ae 0,1810 m2. Saat Ae diturunkan menjadi Ae 0,1210 m2 dan Ae 0,0910 m2 dan fraction mole (x) dinaikkan menjadi dua kali (2) maka parameter RB, dan β mempunyai relasi positif sedangkan RC , fT, fmaks negatif terhadap perubahan tersebut. Model HBT SiGe dengan x: 0.1 dan Ae:0,1810 m2 mempunyai nilai Fn minimum terendah dibanding dengan Ae 0,1210 m2 dan 0.0910 m2 yaitu 0.57 dB , 0.64 dB, 0.69 dB. Jika nilai fraction mole (x) diturunkan 50% , menyebabkan kenaikkan Fn yang tidak linier yaitu 77%, 79% dan 89% dari nilai semula. Relasi noise figure (Fn) dengan stripe emiter area (Ae) dan fraction mole (x) diekspresikan dengan relasi berikut ; F k A x n e. 0  , jadi noise figure (Fn) dapat diperkecil dengan memperarea stripe emiter area (Ae) dan menaikkan fraction mole (x). Kata kunci : Noise Figure (Fn), stripe emiter area (Ae), fraction mole (x), SiGe HBT

Copyrights © 2010






Journal Info

Abbrev

politeknologi

Publisher

Subject

Aerospace Engineering Automotive Engineering Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Computer Science & IT Control & Systems Engineering Electrical & Electronics Engineering Energy Engineering Industrial & Manufacturing Engineering Materials Science & Nanotechnology Mechanical Engineering Transportation

Description

Poli-Teknologi Journal is a journal, which began publication in 2002, published by the Research and community service Unit of Politeknik Negeri Jakarta. It starts from Volume 1 Number 1 in January 2022 for printed version; ISSN (print) 1412-2782 and ISSN (online) 2407-9103. Poli-Teknologi Journal is ...