Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)
Vol 9, No 1 (2021)

ANALISIS FAKTOR REGULASI BELAJAR MANDIRI TERKAIT DENGAN PENGARUH KELUARGA, TEMAN SEBAYA, DAN STAF PENGAJAR TERHADAP PRESTASI AKADEMIK

Nirmala Bayuningtyas (Unknown)
Yoyon Arif Martino (Unknown)
Marindra Firmansyah (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2021

Abstract

Pendahuluan: Prestasi akademik dianggap sebagai indikator dan tolak ukur penting dalam keberhasilan pendidikan. Prestasi akademik mahasiswa kedokteran yang belum optimal, dibuktikan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang rendah. Teori menyatakan bahwa konsep diri biasanya direalisasikan dengan regulasi belajar mandiri yang berpengaruh terhadap prestasi akademik. Faktor yang mempengaruhi terbentuknya regulasi belajar mandiri diantaranya adalah keluarga, teman sebaya, staf pengajar, dan faktor lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor regulasi belajar mandiri terkait dengan pengaruh keluarga, teman sebaya, dan staf pengajar terhadap prestasi akademik.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasi deskriptif analitik kuantitatif. Pengumpulan data primer menggunakan kuesioner paten MSLQ (motivated strategies of learnings questionnaire) kepada 175 responden. Data sekunder berupa nilai ujian mingguan dan ujian akhir blok, yang kemudian dianalisis menggunakan aplikasi Smart PLS 3.0 (Partial Least Square). Penelitian ini dilakukan selama masa pandemi COVID-19.Hasil: Pengaruh keluarga, teman sebaya, dan staf pengajar terhadap regulasi belajar mandiri mempunyai nilai R-square=48,5%. Keluarga, teman sebaya, dan staf pengajar berpengaruh signifikan terhadap regulasi belajar mandiri (T=7.246, p=0.000; T=2.004, p=0.023; T=5,394, p=0.000), sedangkan regulasi belajar mandiri berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap prestasi akademik (R square=2,7%, T=0.335, p= 0.369). Nilai goodness of fit = 0,391 dan model fit = 81,4% yang berarti kesesuaian model kuat dan model yang dibuat fit.Kesimpulan: Keluarga, teman sebaya, dan staf pengajar berpengaruh positif dan signifikan membentuk regulasi belajar mandiri. Keluarga memiliki pengaruh paling tinggi dan teman sebaya memiliki pengaruh paling rendah terhadap terbentuknya regulasi belajar mandiri. Regulasi belajar mandiri tidak berpengaruh positif signifikan terhadap prestasi akademik. Terdapat faktor regulasi belajar mandiri lainnya yang tidak diteliti.Kata kunci: Regulasi belajar mandiri, prestasi akademik, mahasiswa kedokteran

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jkkfk

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Education Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Kedokteran Komunitas merupakan salah satu jenis jurnal akademik bidang kedokteran atau kesehatan di mana penulis mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian maupun kajian. Artikel ilmiah ini juga mencangkup hasil-hasil penelitian terbaru dan tulisan ilmiah lainnya di bidang biomedis, ...