Jurnal Rekayasa Sipil (e-journal)
Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Rekayasa Sipil

Analisa Tata Guna Lahan DAS Lesti Berbasis SIG (Sistem Informasi Geografis)

Azizah Rokhmawati (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Dec 2018

Abstract

Penataan kawasan yang mengabaikan tingkat kemampuan lahan akan menyebabkan lahan rusak, sehingga akan mempengaruhi fluktuasi ketersediaan air pada DAS. Upaya evaluasi dan penataan kawasan yang mengacu pada ketersediaan air dan kebutuhan air akan memberikan gambaran manfaat dalam pengelolaan DAS. Pada penelitian ini model   penataan kawasan mengacu pada hasil penelitian sebelumnya yaitu berdasar neraca air. Debit ditinjau pada nilai curah hujan, penguapan, keadaan tanah dan besarnya luas tataguna lahan  yang ada pada DAS, sehingga dampak debit yang dihasilkan dari fungsi kawasan diharapkan dapat  menjaga sumberdaya air dengan baik. Penetapan lokasi penelitian dilakukan berdasarkan ketersediaan data pada stasiun pengamatan hujan dan alat pengamatan debit yang ada. Metode penelitian dilakukan dengan metode survei dilapang  dan analisis peta DAS dan jaringan sungai memakai Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian ini nantinya berupa Model Penataan Kawasan DAS bagian Hulu dengan harapan dapat menjaga pelestarian DAS. Dan diharapkan dapat dipakai sebagai penataan DAS bagian hulu yang memperhatikan neraca atau kesetimbangan air dan pelestarian DAS. Pada penelitian ini digunakan Sub DAS Lesti sebagai lokasi penelitian dengan pertimbangan bahwa pada  DAS ini terdapat alat pencatat hujan dan terdapat alat pencatat debit otomatis sebagai titik kontrol model.  Hasil penelitian Penggunaan lahan pada sub DAS Lesti berdasarkan analisa spasial Arc View 3.3 dan pengecekan di lapangan saat ini terdiri dari sawah, tegal, pemukiman, kebun campuran, perkebunan kopi, hutan, semak dan belukar. Penggunaan lahan khususnya bidang pertanian, hampir semua wilayah diusahakan untuk budidaya, baik tanaman semusim, kebun campuran atau yang lainnya. Mayoritas pemilikan lahan adalah hak milik, sedangkan tanah negara pada umumnya berupa areal berhutan dan semak/belukar. Pada kawasan hutan sebagian kondisinya berupa tanah terbuka yang tersebar di beberapa wilayah sub DAS Lesti. Hutan 5914 Ha atau 10, 13 %, Kebun : 6008 Ha atau 10,29%, Ladang : 20779 Ha atau 35, 59%, Padang Rumput 5116 Ha atau 8,76 %, Pemukiman 11977 Ha atau 20,51 % dan Sawah 8590 Ha atau 14, 71 %. Kata Kunci :  Tataguna Lahan, DAS Lesti , SIG

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

ft

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Environmental Science Transportation

Description

Jurnal "Rekayasa Sipil" sebagai media informasi dan forum kajian bidang Teknik Sipil berisi tulisan ilmiah hasil penelitian. Diterbitkan oleh jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Malang setiap bulan Februari dan Agustus. Redaksi mengundang para ahli, praktisi, peneliti dan semua ...