Jurnal Rekayasa Sipil (e-journal)
Vol 10, No 5 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL

STUDI PERBANDINGAN STRUKTUR BAJA PADA PEMBANGUNAN TERMINAL BANDARA BIMA DENGAN METODE..LRFD (LOAD AND RESISTANCE*FACTOR DESIGN) DAN METODE ASD.(ALLOWABLE STRESS DESIGN)

Ainul Yaqin (Universitas Islam Malang)



Article Info

Publish Date
21 Aug 2021

Abstract

Struktur baja merupakan suatu alternative yang memiliki keuntungan dalam pembangunan Gedung dan struktur yang lainnya baik dalam skala kecil maupun besar. Dengan demikian material baja juga memiliki beberapa kelebihan yang signifikan jika dibandingkan dengan bahan kontruksi lainnya seperti beton konvensional. Seperti pada proyek pembangunan Terminal Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Nusa Tenggara Barat. Dalam*pembangunan.proyek ini menggunakan.kontruksi-yang terbuat dari*baja dengan model Gable Frame.. terminal bandara ini mempunyai 2 lantai dengan bentang 38,5 meter dan lebar 64 meter dan tinggi 9 meter.Pada standar perencanaan menggunakan SNI 03,-1726,-,2002,dan PPBBI 1984. hasil perhitungan menggunakan pemodelan portal 2D dengan menggunakan aplikasi STAADPRO V8i Bentley . Pembebanan Kuda-Kuda Pada Metode ASD di dapat nilai : Beban Mati = 95,28 kg,  Beban Hidup =  95,1 kg , Beban Angin Tekan = 0 kg, Beban Angin Hisap = -12 kg, sedangkan Pembebanan Kuda-Kuda Pada Metode LRFD di dapat nilai : Beban Mati = 95,28 kg, Beban Hidup = 187,93  kg, Beban Angin Tekan : 0 kg, Beban Angin Hisap =  -12 kg. Dimensi balok dan kolom untuk metode ASD adalah balok dengan profil WF : 300 x 150 x 6,5 x 9 dan untuk kolom dengan profil WF : 300 x 300 x 10 x 15, sedangkan Dimensi balok dan kolom untuk metode LRFD adalah balok dengan profil WF : 300 x 150 x 5,5 x 8 dan untuk kolom dengan profil WF : 300 x 150 x 5,5 x 8. Pondasi tiang pancang menggunakan diameter 30 cm dengan penulangan pokok D16, sengkang D12.dalam perencanaan satu struktur Gable.Frame dengan menggunakan metode*Allowable*Stress*Design (ASD) dibutuhkan total berat baja sebesar 3195,452 kg untuk setiap strukturnya. Sedangkan dengan menggunakan metode Load and Resistance Factor Design cukup membutuhkan total berat baja 1886,91 kg untuk*setiap.strukurnya. Sehingga.dapat disimpulkan.bahwa metode LRFD*lebih ekonomis, dengan.memberikan perbedaan*sebesar 144,19 %. Kata Kunci : Studi Perbandingan, ASD, LRFD, Struktur Baja

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

ft

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Environmental Science Transportation

Description

Jurnal "Rekayasa Sipil" sebagai media informasi dan forum kajian bidang Teknik Sipil berisi tulisan ilmiah hasil penelitian. Diterbitkan oleh jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Malang setiap bulan Februari dan Agustus. Redaksi mengundang para ahli, praktisi, peneliti dan semua ...