Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Filterisasi Air Bersih dan Penyelamatan Sumber Mata Air di Desa Mulyoasri, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang Husain Latuconsina; Eva Seda Gadi; Ahmad Isomudin; Heksni Laksa Berlian; Zahid Ubaidillah; Putri Nur Azizah; Ainul Yaqin; Fendri Yuwasahin; Tri Adi Handoyo Putra; Vara Arsyilia Fitriani; Muhammad Alhayyu Infant
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2022): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.8.1.120-1128

Abstract

Water is a basic need of human life for drinking, cooking, washing, agricultural activities, plantations, animal husbandry, and various other daily activities. The purpose of implementing the Field Work Lecture Activities-Community Empowerment (KKN-PPM) of Thematic of the University of Islam Malang is to empower the village community in their efforts to utilize clean water and save of springs. KKN-PPM of Thematic activities are carried out for 1 month (1 February‒1 March 2020). One of the problems faced by the community is the difficulty of getting clean water. During the rainy season, the water is dark brown in color, caused by mud material blocking the springs, and made worse by the water becomes cloudy due to a water filtration system that is not yet available and does not have a water reservoir. Based on these problems, the students of KKN-PPM of Thematic carried out an empowerment program with the theme clean water filtration and efforts to save springs. Community empowerment activities related to clean water are carried out through four stages, namely: 1) Location survey and public consultation; 2) Household-scale clean water filtering, and socialization of the use of clean water filtering to the community; 3) Counseling and actions to protect springs; and 4) Evaluation of activities through pre-test and post-test to the community. The results obtained from activities the KKN-PPM of thematic are that the community in the Mulyoasri village positively welcomes the program by understanding how to make filtering equipment and assessing that it is efficient and effective enough to produce clean water. The community also gains understanding and is committed to jointly protecting springs.
STUDI PERBANDINGAN STRUKTUR BAJA PADA PEMBANGUNAN TERMINAL BANDARA BIMA DENGAN METODE..LRFD (LOAD AND RESISTANCE*FACTOR DESIGN) DAN METODE ASD.(ALLOWABLE STRESS DESIGN) Ainul Yaqin
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 10, No 5 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.042 KB)

Abstract

Struktur baja merupakan suatu alternative yang memiliki keuntungan dalam pembangunan Gedung dan struktur yang lainnya baik dalam skala kecil maupun besar. Dengan demikian material baja juga memiliki beberapa kelebihan yang signifikan jika dibandingkan dengan bahan kontruksi lainnya seperti beton konvensional. Seperti pada proyek pembangunan Terminal Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Nusa Tenggara Barat. Dalam*pembangunan.proyek ini menggunakan.kontruksi-yang terbuat dari*baja dengan model Gable Frame.. terminal bandara ini mempunyai 2 lantai dengan bentang 38,5 meter dan lebar 64 meter dan tinggi 9 meter.Pada standar perencanaan menggunakan SNI 03,-1726,-,2002,dan PPBBI 1984. hasil perhitungan menggunakan pemodelan portal 2D dengan menggunakan aplikasi STAADPRO V8i Bentley . Pembebanan Kuda-Kuda Pada Metode ASD di dapat nilai : Beban Mati = 95,28 kg,  Beban Hidup =  95,1 kg , Beban Angin Tekan = 0 kg, Beban Angin Hisap = -12 kg, sedangkan Pembebanan Kuda-Kuda Pada Metode LRFD di dapat nilai : Beban Mati = 95,28 kg, Beban Hidup = 187,93  kg, Beban Angin Tekan : 0 kg, Beban Angin Hisap =  -12 kg. Dimensi balok dan kolom untuk metode ASD adalah balok dengan profil WF : 300 x 150 x 6,5 x 9 dan untuk kolom dengan profil WF : 300 x 300 x 10 x 15, sedangkan Dimensi balok dan kolom untuk metode LRFD adalah balok dengan profil WF : 300 x 150 x 5,5 x 8 dan untuk kolom dengan profil WF : 300 x 150 x 5,5 x 8. Pondasi tiang pancang menggunakan diameter 30 cm dengan penulangan pokok D16, sengkang D12.dalam perencanaan satu struktur Gable.Frame dengan menggunakan metode*Allowable*Stress*Design (ASD) dibutuhkan total berat baja sebesar 3195,452 kg untuk setiap strukturnya. Sedangkan dengan menggunakan metode Load and Resistance Factor Design cukup membutuhkan total berat baja 1886,91 kg untuk*setiap.strukurnya. Sehingga.dapat disimpulkan.bahwa metode LRFD*lebih ekonomis, dengan.memberikan perbedaan*sebesar 144,19 %. Kata Kunci : Studi Perbandingan, ASD, LRFD, Struktur Baja