Motivasi belajar merupakan kekuatan (power motivation), daya pendorong (driving force) dalam diri peserta didik untuk belajar secara aktif, kreatif, efektif, inovatif dan menyenangkan dalam rangka perubahan perilaku, baik dalam asfek kognitif, afektif, maupun psikomotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerepan model STAD dalam meningkakan motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah Pretest-Posttes Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini dilakukan dikelas XII IPS 5 sebagai kelas kontrol dan Kelas XII IPS 6 sebagai kelas eksperimen di SMAN 1 Banjaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (a) hasil dari pengolahan observasi dapat diketahui bahwa efektivitas penerapan model cooperative type STAD dapat ditaerapkan dalam mata pelajaran akuntansi, (b) hasil pengolahan data awal dapat disimpulkan bahwa rata-rata kemampuan siswa antara kelas eksperimen dan kelas sama, (c) hasil peningkatan dengan uji gain kelas eksperimen menunjukan nilai rata-rata 0,30 yang berarti sedang dan kelas kontrol dengan nilai rata-rata 0,18 yang berarti rendah. Pada saat dilakukan uji hipotesis didapatkan hasil Ho ditolak dan Hi diterima. Hal ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar antara kelas eksperimen yang menggunakan model STAD dengan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional.
Copyrights © 2014