Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usahatani, mengetahui faktor-faktor yang mepengaruhi produksi dan risiko produksi serta menganalisis preferensi petani terhadap risiko produksi pada usahatani bawang merah di Desa Sajen Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling yaitu metode penarikan sampel acak sederhana, jumlah sampel yang diperoleh yaitu 30 petani bawang merah dari 183 populasi yang tersebar di Desa Sajen Kecamatan Pacet kabupaten Mojokerto. Analisis data yang digunakan adalah analisis usahatani dan analisis fungsi Cobb Douglas, fungsi variansi (risiko) produksi, serta analisis preferensi petani Obeseved Economic Behavior (OEB). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai R/C ratio sebesar 2,8 yang berarti bahwa usahatani bawang merah ini layak untuk diusahakan. Dari hasil analisis faktor – faktor yang mempengaruhi produksi adalah variabel benih, pupuk KCL, pupuk urea, dan tenaga kerja. Hasil analisis faktor – faktor yang mempengaruhi risiko produksi ada dua yaitu pupuk urea dan pupuk ZA. Preferensi petani terhadap variabel yang berpengaruh terhadap risiko produksi bawang merah di Desa Sajen Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto adalah cenderung menghindari risiko (Risk Averse).Kata kunci: risiko, usahatani bawang merah.
Copyrights © 2020