Abstrak Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui apakah ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII Mts KH. Hasyim Asy’ Ari pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel dengan menggunakan model pembelajaran POGIL untuk kelas eksperimen dan model pembelajaran konvensional untuk kelas kontrol. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kombinasi (mixed research) dengan desain sequential explanatory. Penelitian kuantitatif menggunakan quasi experimental design.penelitian kualitatif menggunnakan metode deskriptif. Maka disimpulkan bahwa penelitian kualitatif mendukung penelitian kuantitatif. Hasil dari data kualitatif melalui wawancara, observasi, dan catatan lapangan mendukung hasil pretest dan posttest, sehingga tercapai tujuan dari penelitian. Kata Kunci: kemampuan pemecahan masalah matematika, model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning, POGIL, papan PLSV
Copyrights © 2019