ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyimpangan maksim kesantunan berbahasa dan fungsi penyimpangan maksim kesantunan berbahasa. Subjek penelitian ini adalah tuturan penutur dan mitra tutur ketika mahasiswa melakukan interaksi dengan dosen karyawan. Objek penelitian ini yaitu bentuk penyimpangan maksim kesantunan berbahasa dan fungsi penyimpangan maksim kesantunan berbahasa. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Sedangkan untuk pengumpulan data peneliti menggunakan teknik rekam, teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data yaitu merekam pembicaraan mahasiswa dengan dosen, mengitepretasi, identifikasi, pengklasifikasian, analisis dan menyimpulkan. Hasil penelitian ini yang pertama, penyimpangan maksim ketsantunan berbahasa yang terjadi pada saat mahasiswa berinteraksi dengan dosen dan karyawan meliputi: 1) maksim kebijaksanaan, 2) maksim kesimpatian, 3) maksim kerendahan hati, 4) maksim kedermawanan, 5) maksim kemufakatan atau kesepakatan dan 6) maksim pujian atau penerimaan. Kedua, fungsi penyimpangan maksim ketidaksantunan berbahasa yang terjadi pada saat mahasiswa berinteraksi dengan dosen dan karyawan meliputi a) fungsi menyatakan (deklaratif), b) fungsi menanyakan (interogatif), c) fungsi menyuruh (imperative), d) fungsi meminta maaf, e) fungsi mengkritik.
Copyrights © 2021