Penelitian ini berfokus pada bagaimana guru membuat beberapa kegiatan belajar-mengajar menjadi menyenangkan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa melalui Metode Bahasa Audio (ALM) di ruang tunggul EYL. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif sebagai metodenya. Peserta yang diambil oleh penelitian ini adalah siswa sekolah dasar. Teknik analisis data yang diterapkan adalah tematik dengan pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran menggunakan metode audio lingual sangat efektif dan berpengaruh signifikan terhadap capaian pembelajaran percakapan siswa. Mahasiswa berpendapat bahwa dengan penerapan metode audio lingual yang dapat membuat pembelajaran yang menyenangkan dirasa mampu merangsang kegiatan berbicaranya dengan menggunakan bahasa Inggris
Copyrights © 2022