Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi natrium alginat dan minyak cengkeh pada karakteristik fisik dan pelepasan obat dari patch transdermal metoklopramid hidroklorida (MTH), serta menentukan formula optimum perbandingan konsentrasi natrium alginat dan minyak cengkeh pada karakteristik fisik dan pelepasan obat dari patch transdermal MTH. Patch transdermal dibuat dengan metode solvent evaporation. Optimasi dilakukan dengan metode simplex lattice design dengan delapan run yaitu run 1 (7%A : 2%B), run 2 (5%A : 4%B), run 3 (8%A : 1%B), run 4 (4%A : 5%B), run 5 (6%A : 3%B), run 6 (4%A : 5%B), run 7 (6%A : 3%B), dan run 8 (8%A : 1%B). Komponen A merupakan konsentrasi natrium alginat dan komponen B adalah konsentrasi minyak cengkeh. Berdasarkan persamaan SLD dengan menggunakan program design expert 10.0.1 dapat diketahui bahwa penggunaan tunggal komponen natrium alginat meningkatkan ketebalan, ketahanan lipat, fluks dan Q360. Komponen minyak cengkeh secara tunggal meningkatkan ketebalan, fluks dan Q360, tetapi menurunkan ketahanan lipat. Interaksi kedua komponen menurunkan ketebalan, ketahanan lipat, fluks dan Q360. Formula optimum patch transdermal dengan kombinasi natrium alginat sebagai polimer matriks dan minyak cengkeh sebagai enhancer adalah pada proporsi 4,53% dan 4,47%. Hasil uji one sample t-test menunjukkan hasil teoritis dan percobaan berbeda tidak signifikan (P > 0,05).
Copyrights © 2019