Rem Cakram otomotif atau rotor adalah sebuah alat untuk memperlambat atau menghentikan laju putaran roda pada saat berputar dalam kecepatan tertentu. Material yang umum digunakan adalah besi cor yang membuat konsumsi bahan bakar lebih banyak karena lebih berat. Tujuan dari paper ini adalah memberikan komentar atas paper M.A. Maleque and S.Dyuti dalam pengembangan metode pemilihan material dan menetapkan material yang optimum dan lebih ringan untuk diterapkan dalam pembuatan rem cakram ini. Dua buah metode diperkenalkan dalam pemilihan material ini, yaitu biaya per unit (cost per unit) dan metode logika digital (digital logic method). Persyaratan kinerja material dianalisa dan solusi alternatif juga dievaluasi bagi material besi cor, paduan alumunium, paduan titanium, keramik dan komposit. Sifat-sifat mekanik seperti kekuatan tekan (compressive strength), koefisien friksi (friction coefficient), ketahanan aus (wear resistance), konduktifitas termal (thermal conductivity) dan berat jenis (specific gravity) begitu juga biaya, dipakai sebagai parameter kunci dalam tahap pemilihan material. Hasil analisanya bahwa alumunium metal matrix composite sebagai material yang paling cocok untuk dipakai sebagai bahan baku rem cakram.Kata kunci : rem cakram; pemilihan material; metoda biaya per unit kekuatan; metoda logika digital.
Copyrights © 2015