Potensio
Vol 20

KOMBINASI BALANCED SCORECARD DAN OBJECTIVE MATRIX UNTUK PENILAIAN KINERJA PERGURUAN TINGGI




Article Info

Publish Date
02 Jan 2014

Abstract

AbstrakPenilaian Kerja adalah aspek yang sangat penting bagi sebuah perguruan tinggi untuk menjaga kualitas yang sangat baik untuk menghadapi persaingan yang ketat baik tingkat nasional maupun internasional. Penilaian kerja dapat diimplementasikan untuk membandingkan hasil dengan strategi organisasi, dan juga dapat membantu untuk merencanakan strategi yang akan datang untuk mencapai target akhir organisasi. Kombinasi Balance Scorecard dan OMAX bertujuan untuk membangun sistem informasi penilaian yang bekerja di sebuah perguruan tinggi. Balanced Scorecard di perguruan tinggi yang digunakan untuk menentukan tujuan strategis, KPI dan target optimis dan pesimis nilai. Skor masing-masing KPI menggunakan metode AHP; skor pengaruh KPI pada skor kerja umum. Skor penilaian kerja menggunakan metode Objective Matrix (OMAX) untuk mengetahui indikator hasil total yang dinyatakan oleh perguruan tinggi, dan dapat mengetahui indikator hasil total setiap kriteria kerja. Kombinasi BSC dan OMAX dapat menghindari penggunaan data berlebihan karena model ini difokuskan pada empat perspektif, dengan indikator kunci penting dari sebuah perguruan tinggi. Selain itu, empat perspektif dapat menghindari orientasi target jangka pendek, karena OMAX mengembangkan kerangka yang lebih jelas saat itu juga berfokus pada target jangka panjang. Kombinasi ini adalah integrasi yang baik yang mampu mengubah model hibrida dalam menentukan kartu skor perguruan tinggi. BSC berubah menjadi bentuk OMAX yang disajikan target dalam jangka waktu yang panjang. Kombinasi ini juga merupakan integrasi yang baik yang mampu memodifikasi model hibrida dalam menentukan scorecard dari perguruan tinggi. BSC berubah menjadi bentuk OMAX yang menyajikan target jangka panjang. Kata kunci: AHP, Balanced Scorecard, OMAX, penilaian kerja, kuliah

Copyrights © 2014