Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan adalah The Randomized Posttest Only control Group. Populasi dalama penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII tahun ajaran 2021/2022 yang berjumlah 159 yang terbagi ke dalam 5 kelas dengan jumlah siswa 30 orang perkelas. Kelas ekperimen dalam penelitian ini adalah kelas VIIIA diajar dengan menggunakan MEA dan kelas kontrol adalah kelas VIIIB yang diajara dengan mengguinakan model ARCS yang dipilih secara random. Data yang diperoleh seluruhnya dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar untuk kedua kelas berdasarkan penerapan model yang berbeda. Secara deskriptif hasil belajar matematika siswa yang diajar menggunkan model pembelajaran ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction)dengan rata-rata 66danstandardeviasi7,3775. Sedangkan hasil belajar dengan menggunakan model Means End Analysis rata-rata 78,93danstandardeviasi 11,27sedangkan hasil dari analisis statistik inferensial diperoleh statistik uji t dengan thitung = -4,093 dan ttabel = 1,701dimana thitung ≤ ttabel maka H0 diterima dan H1 ditolak. Dengan demikian disimpulkan bahwa hasil belajar matematika yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Means Ends Analysis lebih tinggi dibandingkan hasil belajar matematika yang diajar dengan menggunakan model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction)
Copyrights © 2022