Struktur konstruksi yang dibangun untuk menahan tanah yang mempunyai kemiringan/lereng, di mana kemantapan tanah tersebut tidak dapat dijamin oleh tanah itu sendiri disebut dinding penahan tanah. Hujan yang sangat lebat di daerah hulu sehingga permukaan air sungai meningkat dan aliran menghantam dinding sungai dan akhirnya lereng sungai longsor. Terjadinya kelongsoran lereng sungai yang ada di ruas jalan Malang-Kediri, tepatnya di Desa Mulyorejo Kecamatan Ngantang sepanjang 9 meter dan tinggi 4,5 meter. Tujuan penelitian ini adalah merencanakan dinding penahan tanah tipe gravitasi yang stabil dan aman terhadap guling, geser dan daya dukung tanah. Metode yang dilakukan yaitu pengumpulan data primer dan sekunder untuk perencanaan dinding penahan tanah tipe gravitasi. Dimensi bangunan dinding penahan tanah dengan tinggi 7 meter, lebar pondasi 2,5 meter dan lebar atas 0,5 meter. Langkah selanjutnya dilakukan analisa stabilitas terhadap guling, geser dan daya dukung tanah. Hasil analisa menunjukkan bahwa stabilitas terhadap guling 5,87 > 1,5 (aman) dan stabilitas terhadap geser 4,72 > 1,5 (aman). Sedangkan daya dukung tanah dinyatakan aman dan kuat menahan beban di atasnya dan tidak terjadi penurunan. Rencana anggaran biaya yang diperlukan mencapai Rp. 482.887.930,-.
Copyrights © 2022